Wednesday, 14 April 2021


Karena Sulit Transportasi, Misak Nyaris Gagal Ikuti Pelantikan PPPK 

31 Mar 2021, 07:02 WIBEditor : Ahmad Soim

Misak PPL Krayan | Sumber Foto:Ibnu Abas

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Nunukan -- Misak, pria kelahiran Desa Liang Tuer Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan 45 tahun silam kini tersenyum lega, penantian panjang selama 12 tahun menjadi Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian  (THLTBPP) berakhir manis.

Sebab Selasa pagi (30/3/2021) bertempat di lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Misak secara dilantik menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Penjanjian Kerja (PPPK).

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang memiliki wilayah kerja di Kecamatan Krayan Barat dengan jumlah 25 desa binaan ini mengungkapkan perasaan senang atas pengangkatannya sebagai PPPK.

“Segala sesuatu akan indah pada waktunya, saya merasa senang dengan pengangkatan ini, setelah mengikuti test untuk PPPK awal tahun 2019 yang lalu dan dinyatakan lulus lalu selama 2 tahun kita menunggu untuk pelantikannya,” ujar Misak saat dihubungi Rabu pagi (31/3/2021).

BACA JUGA:

Pria lulusan Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Samarinda ini, menceritakan hampir saja dia gagal mengikuti pelantikan PPPK ini karena penumpang pesawat Susi Air jurusan Long Bawan ke Nunukan sudah terisi penuh.

“Berkat bantuan Pak Camat Krayan akhirnya sekitar 4 jam sebelum keberangkatan saya  mendapat kepastian untuk bisa ikut terbang ke Nunukan,” katanya.

Dari Kecamatan Krayan (Long Bawan) ke Ibu Kota Kabupaten Nunukan moda transportasi satu-satunya hanya bisa menggunakan pesawat terbang yang saat ini dilayani oleh pesawat Susi Air berkapasitas sekitar 12 penumpang dengan waktu tempuh sekitar 55 menit.

“Dengan beralih status dari penyuluh  THLTBPP menjadi PPPK, semoga ini menjadi pendorong untuk lebih bersemangat lagi bagi saya dalam membina dan mendampingi petani maupun kelompok tani di Kecamaan Krayan Barat,” imbuhnya.

Misak menambahkan, semoga dalam dua atau tiga hari kedepan bisa mendapatkan tiket pesawat pulang kembali  ke Krayan, “saya ingin menyelesaikan urusan adminstrasi dulu di kantor Pertanian   Nunukan  karena kalau sudah di tempat tugas Krayan sulit untuk mengurusnya,” tutupnya.

--+

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Ibnu Abas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018