Friday, 07 May 2021


Kunci Rahasia Merawat Tanaman dari Pak Tani Philadelphia

01 May 2021, 14:59 WIBEditor : Yulianto

Syarif Syaifulloh di tengah kebun tanaman hiasnya | Sumber Foto:Dok. Syarif

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta—Saat ini bertanam di pekarangan menjadi hobi baru bagi masyarakat, khususnya di perkotaan. Namun ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan dalam merawat tanaman. Banyak yang gagal dan akhirnya meninggalkan tanamannya begitu saja tak terurus.

Pertanyaannya, apa sih agar bisa sukses budidaya tanaman di pekarangan? Ada kunci rahasianya yang diberikan seorang diaspora Indonesia di negeri Paman Sam, AS. Bagi komunitas urban farming mungkin tak asing dengan sosok ini. Namanya Syarif Syaifulloh yang tinggal di Kota Philadelphia, Pennsylvania, AS.

Sosok yang satu ini dikenal sebagai Pak Tani Philadelphia. Ia memiliki rahasia dalam bercocok tanam. “Saya selalu mempunyai rahasia yaitu perlakukan tanaman seperti kita mempunyai anak anak, perawatan dengan ikhlas, sabar, semangat dan tentu mempunyai pemikiran bagimana supaya hasilnya bagus dan berkualitas,” katanya kepada Tabloid Sinar Tani, beberapa waktu lalu.

Selain itu Syarif juga menerapkan kualiti kontrol pada tanamannya. Namun ia mengingatkan pemupukan juga sangat perpengaruh besar. “Jika tanah kita subur, maka tidak pakai pupuk tidak apa apa,” ujarnya.

Syarif di Philadephia memang dikenal dengan sapaan Pak Tani. Julukan itu melekat pada diri pria asal Magelang, Jawa Tengah ini karena merupakan sosok fighter tangguh. Ia  berhasil membudidayakan berbagai jenis tanaman sayur endemik Indonesia yang beriklim tropis di lahan pekarangannya di belahan bumi utara yang beriklim empat musim.

Kebunnya yang hanya seluas 130 meter dijadikannya kebun pertanian sayuran, dan tanaman hias.Kira kira yang saya tanam 100 meter, lahan ada di samping rumah dan belakang rumah saya. Alhamdulillah, koleksi tanaman bunga di kebun Haiqals garden bertambah banyak,” katanya.

Bagaimana bedanya merawat tanaman hias dan sayuran? Inilah pengakuan Syarif. Baca halaman selanjutnya.

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018