Tuesday, 03 August 2021


Di Tangan Arya Setra, Kopi menjadi Sebuah Karya Seni

12 Jun 2021, 07:43 WIBEditor : Yulianto

Arya Seta bersama lukisan kopi | Sumber Foto:Dok. Ditjen Perkebunan

TABLOIDSIBARTANI.COM, Jakarta – Kopi Indonesia digandrungi hampir semua lapisan masyarakat, termasuk pekerja seni. Namun, di tangan pekerja seni, justru kopi dinikmati bukan sebagai minuman semata, tapi menjelma menjadi karya yang luar biasa.

Hal itu dilakukan Anang Solih (Arya Setra), Pelukis Kopi asal Bandung, biasa dikenal “lukisan kopi Arya Setra". “Sejak tahun 2013 berkarya sampai sekarang, sudah ratusan lukisan kopi terjual dan pembeli lukisan kopi pertamanya adalah orang Jerman,” kata Arya.

Arya terinspirasi dan menggeluti lukis kopi sejak 2010. Berawal dari unsur ketidaksengajaan, yang kemudian dikembangkan dari tahun 2013 hingga saat ini.

“Awalnya dari tidak sengaja karena kopi tumpah di kanvas, yang akhirnya saya goreskan jadi lukisan. Mulai 2013 saya mengembangkan lukis pakai kopi, khususnya dari ampas/bubuk dan kopi espresso,” ujarnya.

Untuk melukis menurut Arya tergantung besar kecilnya media kanvas yang digunakan. Jika untuk melukis satu wajah dirinya biasa memakai kopi espresso 5-10 shot.

Alasan pria asal Bandung ini menggunakan kopi karena Indonesia penghasil kopi ke-4 di dunia. Jadi, bahan baku sangat mudah untuk didapatkan dari Kopi Gayo sampai Wamena. “Biasanya, yang sering saya gunakan untuk melukis kopi dari Gayo, Toraja, Bengkulu dan Jawa Barat,” tambahnya.

Arya telah bergabung dikomunitas perkumpulan petani dan penggiat kopi Indonesia yaitu Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) sejak tahun 2020. Untuk bahan baku lukisan kopi biasanya ia peroleh dari salah satu anggota ASKI. ASKI sendiri  berlokasi di daerah Jakarta Utara (Ancol).

Melukis kopi tak hanya sekedar hobi tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain melukis dengan menggunakan kopi, Arya juga menjual kopi dalam bentuk kemasan Drip Bag. “Harapannya kopi Indonesia bisa menjadi kopi nomor satu di dunia baik dari segi kualitas maupun kuantitas, dan para petani kopi Indonesia bisa,” ujarnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan terus mendorong dan membangun sektor pertanian termasuk subsektor perkebunan agar lebih maju, mandiri, dan modern.

Tidak berhenti di situ, Mentan SYL bersama stakeholders lainnya berkolaborasi agar masyarakat luas semakin cinta dan bangga terhadap komoditas maupun hasil olahan produk pertanian Indonesia. Tak terkecuali, dalam hal ini komoditas perkebunan, salah satunya adalah kopi.

Mentan SYL berharap sinergi dan kolaborasi semua pihak dapat membantu petani untuk memasarkan hasil panen atau hasil olahan produk. Bahkan mampu membuka peluang yang lebih luas dalam menghubungkan petani dengan berbagai jenis usaha lainnya, salah satunya kreatifitas di dunia seni melalui media kopi.

Reporter : Humas Ditjen Perkebunan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018