Thursday, 22 October 2026


Jajang C. Noer, Public Figure Penggemar Singkong

19 Aug 2021, 13:01 WIBEditor : Gesha

Jajang C Noer saat membacakan puisi

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Singkong kini semakin digemari berbagai kalangan termasuk public figure. Tidak perlu ragu lagi mengkonsumsi umbi-umbian kaya manfaat ini. Salah satunya adalah Jajang C. Noer, seorang aktris, sutradara, yang telah membintangi puluhan judul film dan menyabet berbagai penghargaan perfilman ini. 

Kandungan gizi singkong seperti karbohidrat, protein, vitamin C, serat, air, zat besi, fosfor dan kalsium, dengan indeks glikemik rendah, menjadikan singkong layak sebagai pangan pokok pengganti beras. Apalagi singkong sangat mudah ditemui, harga terjangkau, dan telah dikonsumsi sejak zaman nenek moyang. Sayangnya masih ada sebagian orang yang “malu” makan singkong, karena terpengaruh stigma singkong makanan “kelas bawah".

Berkat sosialisasi yang masif dan perkembangan olahan singkong yang semakin bervariasi dan kekinian, pamor singkong kini terangkat, tidak kalah dengan beras.

Salah satu public figur yang gemar mengkonsumsi singkong adalah Jajang C. Noer, seorang aktris, sutradara, yang telah membintangi puluhan judul film dan menyabet berbagai penghargaan perfilman ini. Istri sutradara ternama almarhum Arifin C. Noer ini menyukai singkong sebab rasanya yang khas.

“Di meja makan selalu ada singkong goreng dan rebus, pasti saya makan. Semasa hidup, mas Arifin sebagai orang Cirebon, juga sangat suka makan singkong sejak kecil dan saya pun ikut. Singkong sangat bermanfaat, saya selalu ingin segar bugar, sehat, dan cantik,” kata Putri Nazir Datuk Pamontjak, Duta Besar Pertama Indonesia untuk Perancis era tahun 1950-an.

Mengekspresikan kegemarannya makan singkong, wanita bernama asli Lidia Djunita Pamontjak ini membacakan sebuah puisi karya Memed Gunawan tentang singkong pada Focus Group Discussion (FGD) virtual bertema “Nutrisi, Konsumsi, dan Potensi Singkong sebagai Makanan Pokok” pada Rabu (18/8) yang diselenggarakan oleh Sinar Tani.

Balada Sepiring Singkong

Singkong itu gambaran nasib petani

Predikat kelas rendah, makanan kelas bawah

Walau bikin sehat, bugar, pintar dan cantik

Nasib singkong melekat pada wong cilik

Kita sudah salah kaprah sebenarnya

Rasa atau selerakah yang mencampakkan nasib nya ?

 

Tanaman singkong kaya manfaat, tumbuh di timur negeri sampai di ujung barat

Karena ada, mudah dan melimpah

Singkong harganya murah dan dipandang rendah

 

Singkong, mari tak perlu lagi sembunyi

Tak perlu malu di cap umbi tak berarti

Singkong telah diburu dan dicari

Sumber karbohidrat kualitas tinggi

 

Pangan pokok pengganti nasi

Bahan baku industri dan energi

Makanan ternak sampai santapan enak

Di piring porselain, kilap meja makan kayu mahoni

 

Dua potong singkong adalah sajian terindah siang ini

Merekah umbi putih gembur dan wangi

Santapan hari hari kaya gizi

 

Menu pangan kualitas tinggi

Menebar gambaran jejak kerja keras

Harkat singkong telah naik kelas

Siapa bilang singkong tak layak jadi makanan enak ?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018