Jumat, 22 Februari 2019


Poktan Berkah Tani, Serius Kembangkan Kebun Induk Lada Babel

27 Jan 2019, 17:57 WIBEditor : Gesha

Ketua Poktan Berkah Tani, Alfeddy (tengah) serius kembangkan kebun induk lada | Sumber Foto:ISTIMEWA

“Berkat kerjasama tersebut, Poktan Berkah Tani akan memiliki kebun induk sebagai sumber benih lada. Karena sudah punya kebun induk sendiri, kami nantinya bisa mengembangkan budidaya lada di demplot dengan pola tanam yang berkelanjutan,” papar Alfeddy

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bangka Selatan --- Kiprah anak-anak generasi milenial yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) Berkah Tani dalam mengembangkan budidaya lada di lahan seluas 1 ha tak diragukan lagi. Mereka bahkan kian serius kembangkan kebun induk lada khas Bangka Belitung.

Poktan Berkah Tani yang beranggota 25 orang petani muda ini tak hanya terpaku menjadi penangkar benih dan membudidaya lada saja.  Poktan yang berlokasi di Desa Delas, Kec.Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Prov. Bangka Belitung (Babel) pada tahun ini menggandeng Bank Indonesia (BI) untuk mengembangkan usahanya di budidaya lada.

Ketua Poktan Berkah Tani, Alfeddy Hernandy mengatakan, sesuai rencana kebun induk lada tersebut akan dikembangkan bersama-sama dengan demplot budidaya lada seluas 2 h. "Khusus kebun induk seluas 0,5 ha," tuturnya.

Dalam kerjasama tersebut, BI  akan melakukan pendampingan dalam proses budidaya dari hulu- hilir. Bahkan, BI akan menggunakan dana CSR-nya untuk membantu Poktan Berkah Tani dalam mengembangkan budidaya lada di Kab. Bangka Selatan.

“Berkat kerjasama tersebut, Poktan Berkah Tani akan memiliki kebun induk sebagai sumber benih lada. Karena sudah punya kebun induk sendiri, kami nantinya bisa mengembangkan budidaya lada di demplot seluas 2 ha dengan pola tanam yang berkelanjutan,” papar Alfeddy.

Alfeddy juga mengatakan, sesuai rencana kebun induk sebagai sumber benih lada tersebut pada Februari tahun ini mulai ditanam. “Agar penanaman lada di kebun induk sesuai target, kami saat ini mulai mengadakan musyawarah dengan pihak kantor  pemerintah desa. Sebab, kami berencana memanfaatkan lahan seluas 2 ha milik kantor Pemerintah Desa Delas,”papar Alfeddy.

Menurut Alfeddy, sesuai rencana  kantor pemerintah desa akan mendapat bagian dari usaha budidaya lada yang dikelola Poktan Berkah Tani.  Kantor pemerintah desa akan mendapat bagian 5 persen dari hasil penjualan benih lada atau produk lada yang dikembangkan Poktan Berkah Tani.

“ Bagian usaha kami ini nantinya bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD). Karena bagian hasil yang diterima kantor pemerintah desa langsung masuk ke kas desa,” ujarnya.

Diharapkan, dengan kerjasama tersebut budidaya lada yang dikembangkan Poktan Berkah Tani akan berkelanjutan. Sebab, petani yang tergabung dalam Poktan Berkah Tani sudah punya kebun induk yang bisa dijadikan sebagai sumber benih lada yang berkualitas.

“Selama ini, kami hanya terbatas menjadi pembudidaya dan penangkar lada.  Nantinya, kami bisa memiliki kebun induk untuk sumber benih. Sehingga, kami nantinya bisa lebih leluasa lagi dalam mengembangkan budidaya lada di Babel ini,” harap Alfeddy.

 

Reporter : Indarto
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018