Friday, 18 June 2021


Combine Harvester, Efisienkan Waktu dan Tekan Kehilangan Panen

10 Jun 2021, 13:24 WIBEditor : Yulianto

Combine harvester percepat waktu panen | Sumber Foto:Dok. Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Mekanisasi di bidang pertanian sekarang ini menjadi suatu keharusan di era industri 4.0. Pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan) hampir menjadi sebuah keniscayaan dalam mengoptimalkan pendapatan para petani.

Selain penggunaan traktor untuk pengolahan lahan, ada juga peningkatan penggunaan alat pascapanen combine harvester (pemanen kombinasi) pada tanaman pangan. Kegiatan memanen secara konvensional membutuhkan waktu yang lebih lama dan kehilangan (losses) mencapai 8 persen.

Dengan penggunaan combine harvester, kehilangan hasil bisa dikurangi hingga 6 persen. Kesulitan tenaga kerja juga bisa diatasi dengan pelaksanaan panen yang lebih cepat. Panen satu hektar sawah bisa diselesaikan dalam waktu dua jam.

Mega proyek lumbung pangan Nasional atau Food Estate yang sedang di gencarkan pemerintah semakin mendorong penggunaan mekanisasi pertanian di dalam negeri.  Z. Rendra Nasution, Sales Division Head PT Satrindo Mitra Utama berharap, kesadaran akan kebutuhan alsintan seperti traktor dan combine harvester ikut terdongkrak dengan program penguatan ketahanan pangan pemerintah tersebut.

Apalagi, dengan adanya komoditas-komoditas lain seperti jagung, sorgum, atau singkong, bisa menjadi pasar baru pula dalam pembelanjaan alsintan pada Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP).

Rendra meyakini, combine harvester akan mempercepat pemanenan sehingga petani bisa lebih matang untuk mempersiapkan musim tanam berikutnya. “Yang perlu diperhatikan dalam pemanenan adalah waktu. Harus tepat dan cepat dilakukan pemanenan karena hasil padi akan berpengaruh pada hasil akhir menjadi beras,” tuturnya.

Varian combine harvester, menurutnya, sudah mulai banyak tersedia di Indonesia. Petani bisa menimbang mana yang terbaik untuk lahan yang mereka kelola. Rendra mengatakan,  Satrindo menyediakan combine harvester untuk padi yang dapat diganti pemotongnya sehingga bisa juga digunakan untuk memanen jagung.

“Mungkin ada spesifikasi khusus untuk jagung karena di beberapa daerah, terutama di kawasan timur sedang berkembang. Kita pun tetap melakukan inovasi dan riset dalam memproduksi combine harvester khusus jagung dengan horse power (HP) tinggi,” bebernya.

PT. Satrindo Mitra Utama, selain melayani penjualan unit Combine Harvester juga melayani penjualan spare part dan after sales service untuk unit Traktor Kioti. Dengan pemberian pelayanan yang maksimal diharapkan pemakaian traktor dapat berumur panjang dan juga dapat memberikan produktifitas yang maksimal bagi petani Indonesia.

Didukung 2 service point yaitu  di Jawa Barat ( HP. 081322988856) dan Sulawesi Selatan (HP. 0852168984424) dan dengan Pusat Layanan Service 021-6519107, 021-6519127.Beberapa kantor cabang/dealer di Indonesia siap membantu petani.

Lokasinya di Medan (061-6871881), Pekan Baru (0761-27136), Jambi (0741-445499), Palembang (0711-5722992), Bandar Lampung (0721-481202),Banjarmasin (0511-4281876), Sampit (0531-2067427), Pontianak (0561-6729217), Samarinda (0541-6222588), Palu (0451-4133569) dan Surabaya (031-5473760).

Reporter : Iqbal
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018