
Permintaan lemon terus meningkat
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pandemi covid 19 menjadi momok masyarakat. Guna mengatasi pandemi tersebut, masyarakat mulai mengkonsumsi asupan kaya nutrisi untuk memperkuat daya tahan tubuh. Salah satunya adalah mengkonsumsi jeruk lemon (lemon), yang kaya anti oksidan dan vitamin C.
Pendiri Duta Farm, Sakir Nugraha mengaku, sejak terjadinya pandemi covid 19, permintaan lemon cukup banyak. "Kalau sebelumnya fluktualtif, saat ini permintaannya meningkat sebanyak 6 ton per minggu," ujar Sakir Nugraha, di Jakarta, Selasa (31/3).
Sakir Nugraha, yang akrab disapa Nugi ini mengatakan, seiring meningkatnya permintaan lemon di masyarakat, membuat harga lemon di tingkat petani pun melonjak. " Kalau sebelumnya hanya Rp 7.500 per Kg, saat ini harganya sudah naik sebesar Rp 10.000 per Kg," katanya.
Naiknya harga lemon, lanjut Nugi, menjadi berkah tersendiri bagi petani. Diharapkan, dengan kenaikan harga, membuat petani lemon makin bergairah.
Nugi juga mengakui, mengkonsumsi lemon di tengah pandemi covid 19 memang sangat bagus. Sebab, lemon tak hanya kaya vitamin C dan antioksidan. Lemon dipercaya sejumlah kalangan, mampu meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas seseorang.
" Lemon mudah larut dalam air. Apabila dikonsumsi, sari lemon yang sudah menyatu dengan air akan mudah diterima tubuh," paparnya.
Nugi juga mengatakan, nutrisi yang terkandung dalam lemon jug lebih cepat diserap tubuh. "Jadi, tak salah apabila masyarakat banyak yang mengkonsumsi lemon untuk ketahanan tubuh," ujarnya.
Menurut Nugi, selain tren hidup sehat, semakin pesatnya pertumbuhan kuliner dan perkembangan resto dan hotel di kota-kota besar juga menjadi salah satu pendorong tingginya permintaan lemon di pasar lokal. "Jadi, hal yang wajar kalau terjadi lonjakan permintaan lemon. Sebab, tren permintaan lemon di pasar memang tinggi," kata Nugi.
Kendati permintaan tinggi, menurut Nugi, Duta Farm masih mampu memenuhinya. "Karena kami selama ini sudah menggandeng petani lemon Sukabumi, Lampung dan Pangalengan," paparnya.
Pasokan lemon dari petani di tiga tempat tersebut lanjut Nugi, rata-rata 1-3 ton per minggu. Guna menjaga stok lemon di Duta Farm, pihaknya menerima semua lemon yang dijual petani.
Lemon yang dihasilkan petani Sukabumi sebagian besar langsung di jual ke pabrik
Khususnya , lemon grade C langsung masuk pabarik untuk diolah menjadi sari lemon. Kemudian, lemon dari petani Lampung didistribusikan ke grosur di Jambi. Sedangkan, lemon asal Pangalengan untuk memenuhi permintaan grosur di Jakarta dan Bandung.
Menurut Nugi, lemon yang dibeli dari petani langsung dijual ke grosur (produsen) dengan harga Rp 12.000-Rp 15.000 per Kg. "Kita sudah kerjasama dengan produsen (grosur). Minimal pembelian dari grosur sebanyak 500 Kg," pungkas Nugi.