Thursday, 22 October 2026


Praktisnya Nasi Jagung dan Tiwul Instan KWT Sinar Tani

26 Sep 2021, 14:59 WIBEditor : Gesha

Maesaroh dan Nasi Jagung dan Tiwul Instan Sinta Bara

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Menerapkan gaya hidup sehat melalui pengaturan pola makan kini menjadi tren di masyarakat . Seiring dengan itu di pasaran kian banyak beredar produk kuliner pengganti nasi sebagai pelengkap menu diet, salah satunya adalah nasi jagung dan tiwul instan yang diproduksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Tani. 

Di acara Ekspose Pangan Lokal yang diselenggarakan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian pada 23-26 September di Kuningan City Mal Jakarta, produk olahan berupa nasi jagung instan termasuk yang menarik perhatian dan diminati pengunjung.

Pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Tani Desa Majalengka Kabupaten Banjarnegara, Maesaroh, saat ditemui di stannya, Kamis (23/09) mengemukakan bahwa produk nasi jagung instan yang dihasilkan kelompoknya cukup banyak permintaannya jauh sebelum terjadi pandemi covid-19.

Hal tersebut diperkirakan karena kecenderungan makin banyaknya anggota masyarakat yang melakukan diet dengan mengurangi konsumsi nasi dan beralih ke pangan sumber karbohidrat lain. 

Belakangan memang banyak beredar pendapat dari pakar gizi yang diberitakan melalui media bahwa nasi dari beras tinggi kandungan gulanya sehingga bisa menjadi penyebab seseorang terkena penyakit diabetes. Ini kian mendorong masyarakat mencari alternatif pengganti nasi.

Nasi jagung instan banyak dipilih disamping karena harganya terjangkau juga karena kepraktisannya yakni cara memasaknya tak berbeda dengan memasak nasi seperti biasanya. “Menggunakan magic com hanya 15 menit sudah matang dan siap dikonsumsi dengan lauk pauk,” jelas Maesaroh.

Nasi jagung instan yang diproduksi KWT Sinar Tani bermerek “Sinta bara” dikemas apik sebanyak 400 gram per kemasan dan dibanderol dengan harga Rp 15.000 setiap kemasannya. Tak hanya langsung ke lokasi KWT Sinar Tani, pembelian nasi jagung instan kini juga bisa secara online atau melalui telepon.

Disamping nasi jagung instan, produk olahan lain yang dihasilkan KWT Sinar Tani dan tergolong juga sebagai menu untuk diet adalah nasi tiwul instan yang dibuat dari singkong.

Nasi jagung dan nasi tiwul instan Sinta Bara banyak dibeli penderita diabetes dan mereka yang kelebihan berat badan. “Dengan semakin tingginya minat untuk menerapkan gaya hidup sehat kami yakin ke depan permintaan kedua jenis olahan pangan lokal ini akan terus meningkat ,” tutur ibu dua anak itu.

Maesaroh menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi terhadap institusi BKP yang telah memberikan kesempatan kepada kelompoknya untuk bisa berpameran di mal wilayah Jakarta sehingga produk berbahan baku jagung dan singkong bisa diperkenalkan ke masyarakat kalangan menengah ke atas.

Mengingat masih ada pandangan bahwa bahan pangan lokal seperti singkong merupakan makanan kelas bawah. “Padahal sudah terbukti jagung dan singkong disamping bisa membuat kenyang juga menyehatkan badan,” ujar Maesaroh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Ika Rahayu
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018