Sunday, 26 June 2022


Jamu Kunyit Asem, Cara Ermin Pertahankan Tradisi

27 Apr 2022, 11:14 WIBEditor : Herman

Kunyit Asem | Sumber Foto:Soleman

TABLOIDSINARTANI.COM, Batu Malang --- Bila biasanya jamu dominan dikonsumsi para orang tua dan mereka yang tinggal di desa, jamu kunyit asem yang diproduksi Ermin Trivina memberikan sesuatu yang berbeda. Dengan kemasan yang memikat, Ermin mencoba mempertahankan tradisi hidup sehat pada semua kalangan termasuk anak muda.   

Seperti diketahui banyak orang, jamu dikenal sebagai obat tradisional yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan. Namun sayang, konsumen jamu saat ini lebih dominan para orang tua dan mereka yang tinggal didesa.  

Melihat hal tersebut, Ermin Trivina pembuat jamu asal Baru Malang ini mencoba membuat sebuah produk jamu yang dikemas berbeda agar lebih memikat semua kalangan termasuk anak muda.  

Mewarisi usaha jamu orang tua, Ermin mencoba untuk mengembangkan produk jamu kunyit asem yang dimulainya sejak tahun 2015. “Sebenarnya ini meneruskan usaha orang tua, keluarga pertama produksi jamu beras kencur kemudian saya kembangkan jamu kunyit asam,”tuturnya. 

Jamu kunyit asam sendiri merupakan jamu yang terbuat dari bahan dasar kunyit serta asam jawa yang mampu menyegarkan tubuh. Sifatnya dapat membuat tubuh menjadi dingin sehingga menimbulkan efek segar, juga mampu menghindarkan tubuh dari panas dalam atau sariawan mulut serta membuat perut menjadi segar dan dingin. 

Secara alamiah, kunyit mengandung bahan aktif yang berfungsi untuk meredakan nyeri, menurunkan suhu tubuh saat demam, dan antiradang. Begitu juga dengan asam jawa, campuran kedua bahan alami ini telah terbukti aman dan tidak menyebabkan keracunaan bila dikonsumsi bersamaan.  

Selain itu, jamu kunyit asam juga mengandung vitamin C yang dapat mencegah sariawan dan panas dalam serta kurkumin yang berfungsi sebagai antioksidan. Kombinasi vitamin C dan antioksidan pada jamu kunyit asam mempunyai manfaat dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta menurunkan risiko penyakit seperti kanker dan sejenisnya. 

Jamu kunyit asam sangat baik dikonsumsi oleh wanita yang sedang menstruasi dan juga ibu hamil, ini semua tidak lepas dari manfaat kunyit asam yang beragam. 

Dalam membuat jamu kunyit asem, Ermin mengatakan bahan dan cara yang dilakukan sama seperti membuat jamu kunyit asem lainya. Ssecara umum bahannya adalah asam, kunyit, garam, gula merah, dan air.

“Prosesnya semua bahan diblender kemudian ditambahkan air, lalu dimasak sampai mendidih, terakhir ditambah gula. Dan bila sudah dingin bisa langsung dikemas.” Ungkapnya.  

Harga jamu kunyit asam tergolong murah, meskipun dari segi khasiat jamu ini memiliki manfaat yang besar. Agar lebih menarik semua kalangan, Ermin mengemas jamunya dalam wadah yang simple sehingga bisa dibawa-bawa dan tentunya menarik.   

Harga untuk satu botol kunyit asem yaitu Rp 5 ribu, sedangkan untuk 1 kotak  isi 24, dijual dengan harga Rp 35 ribu. Selain dijual langsung pada konsumen,  pemasaran jamu kunyit asem Ermin dititipkan di warung-warung sekitar.  

 

“Produk jamu ini dapat bertahan sampai 2 bulan, pesanan saat hari raya ini sangat banyak, sehingga menjadikan peluang usaha lebih maju,”pungkasnya.

Reporter : Soleman
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018