Saturday, 29 January 2022


Berhasil Budidaya Melon, Poktan di Jakarta Utara Didorong untuk Agro Edu Wisata

26 Nov 2021, 10:08 WIBEditor : Gesha

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati (kaos hijau) bersama Walikota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim (kaos merah) | Sumber Foto:Indri

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Meskipun berada di lingkungan perkotaan, nyatanya Kelompok Tani (Poktan) di Jakarta Utara berhasil membudidayakan melon hingga berhasil panen. Keberhasilannya pun diapresiasi berbagai pihak, bahkan mendorong mereka untuk menjadi Agro Edu Wisata bagi masyarakat.

“Kami menanam melon di lahan seluas 2000 meter persegi, dengan 6 buah green house. Per meter persegi dapat ditanami 3 pohon, dengan media tanam polybag. Bila panen dapat mencapai 1 – 3 ton buah melon. Varietas yang ditanam adalah Golden Aroma dan Inthanon. Pemasaran kami dengan system online, dan kami berharap dukungan dari pemerintah agar dapat menembus pasar ekspor,” kata pengelola Poktan Hijau Daun, Andre Hadiwinata. 

Pertanaman yang dilakukan Andre ini diapresiasi Walikota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati yang  hadir di lokasi Kelompok Tani “Hijau Daun” di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara untuk panen melon secara simbolis pada Kamis (25/11). Acara dihadiri juga oleh Kepala Bidang Pertanian DKPKP, Mujiati, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto, Camat Cilincing, Muhammad Andri dan Lurah Rorotan, Idham Mugabe, beserta jajarannya.

“Jakarta Utara ini dikenal dengan wilayah industry, pergudangan, pelabuhan, cuacanya panas, namun Alhamdulillah di Poktan ini berhasil membudidayakan melon. Salah satu tantangan adalah air, dan dapat diatasi oleh Poktan ini menggunakan air reverse osmosis (RO), yang kualitasnya bagus. Kita semua di sini jangan sampai “miskin” ide, tidak punya kemauan menyelesaikan suatu masalah menjadi solusi,” kata Walikota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim.

Dirinya menambahkan, sesuai arahan Gubernur bahwa DKI Jakarta adalah kota kolaborasi, maka diharapkan terjadinya Kerjasama dengan berbagai pihak. Seluruh jajaran di pemerintah kota administrasi Jakarta Utara juga didorong menggiatkan Urban Farming. Untuk Poktan yang berhasil membudidayakan melon, anggur, dan aneka sayuran juga didorong untuk dapat menjadi destinasi wisata untuk masyarakat umum.

“Poktan ini menjadi salah satu percontohan untuk dikembangkan sebagai Agro Edu Wisata, sebagai salah satu ikon Jakarta Utara. Anak-anak sekolah dapat tertarik untuk mempelajari pertanian yang tidak perlu jauh-jauh dari tempat tinggalnya, sebab di sini dekat juga dengan pemukiman. Pengalaman bisa memetik buah sendiri, bagi warga di kota besar seperti Jakarta, itu suatu “kemewahan”. Kami juga akan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata untuk memberikan pengetahuan bagi pengelola Poktan ini bagaimana supaya lokasi ini dapat menjadi destinasi wisata agro,” kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati.

Dinas KPKP siap mendukung dengan pendampingan dalam budidaya, membantu mencarikan akses pemasaran, penyediaan benihan, dan sarana pendukung lainnya. Untuk menambah semangat dan kebanggaan warga Jakarta Utara, diharapkan dapat diselenggarakan Kelas Berkebun secara tatap muka (offline) di lokasi-lokasi pertanaman buah yang dihadiri langsung oleh Walikota.

 

 

Reporter : Indri
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018