Sabtu, 19 Oktober 2019


Enaknya Kunjungan Belajar ke Museum Tanah Bogor dan KRB

25 Mar 2019, 10:42 WIBEditor : Ahmad Soim

Siswa Siswi Kelas VII SMPIT Insantama Leuwiliang melakukan kunjungan belajar ke Museum Tanah dan KRB | Sumber Foto:Fauzi

Di seberang Museum Tanah terdapat Kebun Raya Bogor, siswa siswi SMPIT Insantama Leuwiliang mengunjungi area konservasi pohon bambu.

 
TABLOIDSINARTANI.COM - Belum banyak yang tahu jika  Indonesia memiliki museum tanah yang termasuk paling lengkap di Asia. Beragam jenis sampel tanah terlengkap  disimpan di museum ini. Siswa-siswi SMPIT Insantama Leuwiliang Kabupaten Bogor mendapat informasi itu dengan kunjungan belajar ke  Museum Tanah Indonesia yang terletak di Jl. Ir. H. Juanda No 98, Gudang Bogor Tengah, Kota Bogor.

 
"Di Museum Tanah, siswa siswi kami mendapat penjelasan beraneka macam tanah, ciri-ciri tanah dan keunggulannya, disamping dapat mengetahui juga kegunaan tanah di Indonesia khususnya tanah pertanian," kata Badriah Guru Kelas VII SMPIT Insantama Leuwiliang yang membimbing mereka, pekan lalu.

Badriah yang juga alumni Institut Pertanian Bogor (IPB), mengatakan Museum Tanah di Bogor memiliki 4 ruangan yang dilengkapi 1 ruang fasilitas umum. "Untuk koleksinya sendiri cukup banyak, beberapa diantaranya, Monolith tanah, Peta sumber daya lahan, Biodiversitas organisme tanah, Diorama ekosistem, Soil test kit dan lainya," tambahnya.

Seorang pemandu Museum Tanah  memberikan penjelasan tentang jenis-jenis tanah yang ada di seluruh wilayah Indonesia kepada siswa siswi SMPIT Insantama Leuwiliang.  Di dalam gedung terdapat beberapa koleksi  jenis tanah,  jenis batuan dan beranekaragam binatang yang hidup (berhabitat) di dalam tanah dan pohon.

Setelah siswa-siswi berkeliling gedung dengan diberikan penjelasan macam-macam tanah, batu, dan binatang. Kemudian para siswa diarahkan menuju salah satu ruangan. Di tempat tersebut diputarkan cuplikan video terkait cara pengambilan sampel tanah, dan cuplikan  beragam binatang yang hidup di dalam tanah. Setelah acara menonton video usai, acara diakhiri dengan sesi foto bersama.

 

Satu kompleks dengan Museum Tanah juga terdapat Museum Pertanian. Kedua museum ini di bawah Kementerian Pertanian yang dikelola oleh Pusat Perpustakaan Pertanian Setjen Kementan.

 

Konservasi Pohon Bambu

Tidak jauh dari Museum Taah,   siswa-siswi tersebut melanjutkan Kunjungan Belajar ke Kebun Raya Bogor (KRB) yang diseberang Museum Tanah. Di  KRB mereka berkelililing mengenal pohon dan tumbuhan yang ada di area KRB.

 

Para siswa berkeliling ke area konservasi pohon pisang, palm, dan bambu. Siswa-siswi diberikan penjelasan oleh Guru SMPIT Insantama Leuwiliang yaitu  Badriah dan  Fauzi, yang menjelaskan tentang arti sebuah pohon/tumbuhan dan memaparkan tentang umur pohon yang terdapat di lingkungan KRB.



Kemudian kegiatan diakhiri dengan mengunjungi area konservasi pohon bambu, disana dikenalkan macam pohon bambu dari yang terkecil sampai yang paling besar.

Reporter : Yoga S
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018