Saturday, 06 June 2020


UPT Lingkup DJPB Bagikan Nasi Ikan ke Masyarakat Terdampak Corona

18 May 2020, 15:44 WIBEditor : Indarto

Bantuan nasi ikan | Sumber Foto:Dok. Humas DJPB

Bulan Ramadhan di tengah pandemi COVID-19 merupakan momen yang tepat untuk membangun solidaritas terhadap sesama manusia. Bahkan, semangat berbagi dari para pegawai UPT DJPB sampai tidak memperhitungkan jarak yang terbilang jauh.

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Selama pandemi corona (covid -19) 15 unit pelayanan teknis  (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) dengan semangat gotong royong sejak 30 April lalu hingga sekarang terus menjalankan Gerakan Berbagi Nasi Ikan.

“Alhamdulillah hingga saat ini para pegawai di UPT kami masih terus semangat berdonasi dengan menyisihkan gajinya untuk bisa berbagi pada sesama melalui gerakan nasi Ikan," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto di Jakarta, Senin (18/5).

Menurut Slamet, semangat gotong royong pegawai UPT DJPB ini luar biasa.  Di sela-sela kesibukannya mereka masih bisa meluangkan waktu, tenaga dan menyisihkan rezekinya untuk bisa terus berbagi pada sesama manusia hingga bulan Ramadhan berakhir nanti.

"  Long weekend kemarin yang seharusnya waktu mereka untuk keluarga. Namun mereka setiap hari tetap semangat menyiapkan dan membagikan nasi ikan dengan dibantu ibu-ibu Dharma Wanita UPT DJPB," kata Slamet.

Bulan Ramadhan di tengah pandemi COVID-19 merupakan momen yang tepat untuk membangun solidaritas terhadap sesama manusia. Bahkan, semangat berbagi dari para pegawai UPT DJPB sampai tidak memperhitungkan jarak yang terbilang jauh.

" Semoga kegiatan berbagi ini penuh berkah dan membawa kebaikan untuk kita semua di bulan Ramadhan di tengah pandemi covid-19 ini," ujar Slamet.

“Meskipun kami berbuka puasa di jalan disertai turun hujan, namun kami merasa senang karena semua itu terbayar dengan melihat masyarakat yang kami kunjungi sangat bahagia menerima nasi ikan yang kami bagikan," kata Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee, M. Tahang. 

DJPB melalui Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang bersama dengan Satuan Tugas Percepatan Penanggulang covid-19,  Desa Pusakajaya Utara, Kabupaten Karawang menyusuri desa tersebut untuk mengedukasi pemutusan mata rantai penularan covid-19 kepada warga masyarakat. “Mari kita bersama-sama bergerak secara masif memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya  untuk memutuskan mata rantai penularan covid-19," kata Kepala BLUPPB Karawang, Ikhsan Kamil.

Menurut Ikhsan,  masyarakat agar tetap waspada, tidak panik, tidak berpergian pulang kampung, tidak menerima tamu yang berasal dari zona merah. Masyarakat diimbau tetap menggunakan masker bila harus keluar rumah serta membiasakan hidup bersih dan sehat dengan sering mencuci tangan.

DJPB juga terus melakukan pembagian paket sembako dan ikan segar selama masa pandemi covid-19. Sesuai data KKP, total bantuan hingga saat ini berjumlah 2.767 paket sembako dan 507 paket ikan segar.

Paket bantuan tersebut antara lain bantuan ikan konsumsi seperti ikan nila dan lele dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi kepada 507 kepala keluarga (KK) di sekitar wilayah balai. Masing-masing KK mendapatkan 2,5 kg ikan.

Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara memberikan 840 paket bantuan berupa ikan nila salin segar sebanyak 1 kg, beras sebanyak 2,5 kg, minyak goreng 1 liter dan 5 bungkus mie instan kepada warga masyarakat terdampak covid-19 sekitaran Kecamatan Kota Jepara.

Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar juga memberi bantuan 370 paket sembako dan masker kepada  nelayan Desa Mappakalompo dan Desa Boddia Kabupaten Takalar yang terdampak covid-19.

Selain paket sembako, DJPB juga memberikan paket bantuan untuk pencegahan penularan covid-19. Melalui Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon memberikan paket bantuan berupa vitamin C, masker, sabun cuci tangan,  dan ember cuci tangan kepada 24 kelompok pembudidaya ikan terdampak covid 19  di Teluk Ambon Dalam.

Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok juga membantu 200 botol hand sanitizer
kepada masyarakat sekitar balai. Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang juga memberikan 2 Jerigen sabun cuci tangan, 20 botol hand sanitizer, 2 tong pencuci tangan portable dan masker kepada warga Desa Pasauran Kabupaten Serang.

Bantuan berupa paket sembako dan barang barang pencegahan penularan covid-19 ini tidak menggunakan dana APBN. Bantuan ini murni  hasil donasi dari pegawai ASN dan non ASN serta ibu ibu Dharma Wanita UPT DJPB. 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018