
Peresmian Pasar Laut Indonesia
TABLOIDSINARTANI.COM, Palembang--- Di tengah pandemic covid 19, pemerintah terus menggalakkan pemasaran secara digital. Pemasaran sistem digital ini akan mendekatkan hasil kelautan dan perikanan dengan konsumen.
Pemasaran digital yang dikemas dalam # PasarLautIndonesia ini juga diperkenalkan kepada pelaku usaha perikanan di Palembang. Bahkan, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo telah meluncurkan pemasaran berbasis digital tesebut di Palembang, Sumatera Selatan.
Dalam peluncuran tersebut, Edhy Prabowo mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020 lalu. "Kita meluncurkan Pasar Laut Indonesia sekaligus meresmikan pasar ikan modern. Itu semua kerja keras pemerintah untuk mendorong logistik hasil produksi perikanan untuk sampai ke tangan konsumen," kata Menteri Edhy, di Palembang, Rabu (11/11).
Menurut Edhym program #PasarLautIndonesia menjadi sarana untuk bertukar informasi, edukasi dan promosi produk kelautan dan perikanan UMKM. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah menggerakkan ekonomi nasional berbasis UMKM di seluruh Indonesia.
Melalui #PasarLautIndonesia, KKP memberdayakan, mempromosikan serta memfasilitasi UMKM untuk berdaya saing agar tetap bertahan sekaligus menjadi pemenang di masa pandemi.
"Pasar laut ini rangkaian program BBI. Ada 1.355 UMKM yang tergabung online, ini akan terus bertambah," ujarnya.
Keunikan produk kelautan dan perikanan bisa menjadi pangan alternatif bagi masyarakat. Seperti, ikan lele yang diolah menjadi crakers abon dan memiliki citarasa yang gurih dan lezat.
“ Palembang sengaja dipilih menjadi lokasi peluncuran lantaran Sumatera Selatan memiliki jumlah UMKM yang cukup banyak. UMKM tersebut diharapkan mampu bersaing dan memanfaatkan e-commerce sebagai salah satu strategi marketingnya,” kata Edhy.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengapresiasi peluncuran program Pasar Laut Indonesia. Melalui program ini, masyarakat tak perlu repot membeli ikan karena bisa dilakukan dari rumah.
“ Apalagi, ada 35 UMKM asal Sumatera Selatan juga telah bergabung ke dalam #PasarLautIndonesia. Launching Pasar Laut Indonesia ini mendekatkan laut dengan dapur. Konsumen juga bisa beli ikan dari tempat tidur," kata Herman.
Sebelumnya, gerakan tagar #PasarLautIndonesia telah dilakukan Soft Launching pada 19 Agustus 2020. Hingga hari ini, 1.355 UMKM telah tergabung di dalamnya. UMKM tersebut terdiri dari 495 UMKM unggulan, 200 UMKM bagus dan 660 UMKM binaan dengan jumlah produk sebanyak 2.299 jenis.
Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti berharap, semakin banyak UMKM yang bergabung. “UMKM tersebut kita fasilitasi untuk mencetak UMKM sektor kelautan dan perikanan yang unggul yang mampu berdaya saing dalam menghadapi tantangan global ke depan,” pungkas Artati Widiarti.