Friday, 26 February 2021


DR. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si: Sehat dari Pekarangan dan Dapur

23 Feb 2021, 16:15 WIBEditor : Yulianto

Dr. Inggrid Tania, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) | Sumber Foto:Echa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Di tengah pandemi Covid-19, kesehatan menjadi barang yang sangat mahal harganya. Namun untuk bisa tetap sehat, tidak perlu biaya yang mahal. Beragam jenis rempah-rempah atau herbal yang bisa dibudidayakan di pekarangan dan yang berada di dapur ternyata memiliki segudang manfaat kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh.

“Tanaman herbal bermanfaat menjaga imunitas apabila dikonsumsi dengan dosis yang sesuai,” kata Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) DR. (Cand.) Dr. Inggrid Tania, M.Si kepada tabloidsinartani.com, beberapa waktu lalu.

Di Indonesia, menurut Dr. Inggrid, beberapa tanaman herbal bersifat imunostimulan. Contohnya, meniran, jinten hitam, sambiloto, bawang putih, kunyit dan jahe merahKombinasi dari keempat herbal asli Indonesia seperti jahe merah, meniran, sambiloto dan daun sembung dapat bekerja optimal untuk menjaga daya tahan tubuh sebagai imunomodulator, antivirus dan anti radang.

Selain itu yang bersifat stimulan, sebenarnya ada juga yang memiliki kemampuan sebagai imunosupresif. Misalnya sambiloto dan jahe merah. Jadi, bisa menekan respons imun jika berlebihan, apabila diformulasikan dengan dosis yang ideal," katanya.

Dr. Inggrid menjelaskan, keempat herbal tersebut memiliki khasiat yang berbeda-beda. Jahe merah dan daun sembung berkhasiat sebagai antiradang. Namun, kandungan lain pada daun sembung juga dapat bermanfaat untuk memperbaiki sistem pernapasan. Sementara itu, sambiloto berfungsi sebagai antivirus dan meniran berkhasiat optimal sebagai imunomodulator.

Namun secara umum menurut Dr. Inggrid, aneka rimpang, empon-empon atau rempah-rempah yang ada di dapur memiliki banyak manfaat untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Misalnya untuk keluhan yang sering dijumpai seperti, batuk, perut nyeri, kembung, diare, sulit buang air besar bisa memanfaatkan rempah yang ada di dapur.

Inggrid mengungkapkan, sederet manfaat kunyit untuk kesehatan. Manfaatnya terutama karena sifatnya sebagai antioksidan. Jadi kunyit bisa mencegah kanker, menurunkan kolesterol jahat, kemudian membantu menormalkan kadar gula darah.

“Sebagian besar masyarakat mengonsumsi kunyit dengan cara diminum. Kecuali untuk mengobati jerawat, pemakaiannya hanya dioleskan dibagian kulit yang terdapat jerawat,” katanya.

Sementara daun sirih dapat dimanfaatkan mengobati batuk. Caranya dengan merebus daun sirih sebanyak tiga lembar dalam segelas air. Untuk mengobati batuk bisa juga dengan campuran dari jahe, kunyit, temulawak, adas dan sereh.

Mengapa khasiat herbal dipercaya masyarakat Indonesia untuk kesehatan? Berikut penjelasan Dr. Inggrid di halaman selanjutnya?

Reporter : Echa
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018