Monday, 23 May 2022


Inspirasi Jenis Wolkaponik, Bisa Ditiru di Rumah

19 Jan 2022, 08:47 WIBEditor : Gesha

Aneka jenis Wolkaponik | Sumber Foto:Evrina

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, wolkaponik ternyata bisa mempercantik pekarangan rumah Anda lho. Ini beberapa jenis Wolkaponik yang bisa Anda tiru. 

Pada wolkaponik, bertanam sayuran dilakukan secara vertikal. Sementara pemeliharaan ikan dilakukan pada bagian bawah. Tidak hanya menghasilkan sayuran dan ikan, wolkaponik juga dapat menciptakan unsur keindahan, karena budidaya tanaman menggunakan sistem vertical garden.

Baca Juga : Wolkaponik, Cantiknya Akuaponik Pekarangan Rumah Tangga

Wolkaponik sangat cocok dengan kondisi perkotaan. Desainnya yang minimalis, menjadikannya dapat dilakukan pada luas lahan yang terbatas (pekarangan) dan menghasilkan dua komoditas sekaligus, yaitu sayuran dan ikan. Melalui wolkaponik, sistem budidaya tanaman dilakukan secara organik yang ramah lingkungan dan bebas pestisida. 

Berikut ini beberapa jenis Wolkaponik yang bisa Anda tiru, 

A. Wolkaponik Talang Plastik

Sistem wolkaponik ini menggunakan bahan talang yang disusun secara vertikal. Di dalam talang-talang tersebut diletakkan pot-pot kecil berdiameter 12 cm sebagai wadah media dan tanaman.

Jenis tanaman yang dapat di tanaman dengan sistem wolkaponik ini adalah sayuran daun seperti bayam, kangkung, seledri, sawi, pakcoy, dan lain-lain. Di bawah susunan talang-talang tersebut terdapat bak fiber berukuran 70 cm x 110 cm sebagai tempat pemeliharaan ikan.

Jumlah ikan yang dipelihara sistem ini, bisa mencapai 50 ekor dengan panjang 10 cm untuk ikan lele) dan sepanjang 3 jari untuk ikan mas dan nila. Setelah 3 bulan baru ikan tersebut dapat dipanen. Ikan yang dipelihara adalah jenis ikan lele, gurame, mas, nila, dan lain-lain.

B. Wolkaponik Paralon

Sistem wolkaponik ini menggunakan pipa paralon PVC berdiameter 3 inchi. Pada salah satu sisi paralon dilubangi dengan diameter 6 cm dan jarak antar lubang 8 cm. Paralon akan digunakan sebagai tempat untuk meletakkan wadah tanaman sekaligus tempat aliran air dan pupuk yang berasal dari sistem akuakultur. Jumlah pipa paralon pada masing-masing sisi wolkaponik sebanyak 6 buah.

Lubang paralon ini berfungsi untuk wadah tanaman yang menggunakan gelas plastik bervolume 240 ml dan sudah dilubangi bagian bawahnya dengan solder dan diisi dengan media tanam campuran zeolite dan kompos (perbandingan 3:1). Jumlah gelas plastik yang dibutuhkan sebanyak 90 buah.

Nutrisi, pupuk, dan air yang berasal dari bak pemeliharaan ikan, akan dialiri melalui pipa PVC ½ inchi kemudian masuk ke dalam paralon PVC 3 inchi dan nantinya akan diserap oleh tanaman. Tetapi tanaman harus dibenihkan terlebih dahulu pada gelas plastik sampai usia 7 hst.

Ketika sudah mencapai usia tersebut, maka tanaman telah siap untuk diletakkan pada lubang wadah tanaman yang terdapat di paralon. Jenis tanaman yang harus disemai terlebih dahulu adalah pakcoy, seledri, sawi, dan salada. Namun, tanaman kangkung dapat langsung ditanam tanpa harus disemai terlebih dahulu.

C. Wolkaponik Pot Sedang

Sistem pengairan pada wolkaponik versi pot-pot sedang ini menggunakan irigasi tetes. Air, kotoran, dan nutrisi yang berasal dari bak pemeliharaan ikan, akan dipompa ke dalam selang atau pipa PVC, kemudian dialiri ke bagian atas rangka wolkaponik.

Dari rangka bagian atas, selang atau atau pipa PVC akan mengairi pot-pot yang terletak di bagian paling atas. Air kemudian akan diserap oleh tanaman dan media di dalam pot dan keluar kembali melalui lubang-lubang pada bagian bawah pot. Air yang keluar kemudian menetes dan membasahi pot-pot yang terletak di bawahnya. Begitu seterusnya sampai pot yang terbawah hingga air menetes ke dalam bak pemeliharaan ikan.

Selang atau atau pipa PVC yang digunakan untuk pengairan harus selalu diperhatikan kebersihannya, karena dapat tersumbat oleh kotoran ikan. Memeriksa kebersihan selang atau pipa PVC perlu dilakukan setiap hari agar air, sisa kotoran, dan sisa pakan ikan dapat dialiri dengan baik, dan tanaman dapat tumbuh optimal.

Rangka besi digunakan sebagai penopang pipa paralon dan dibuat dengan dua ukuran panjang yang berbeda. Ukuran pada sisi-sisi kanan dan kiri rangka besi lebih pendek dari pada ukuran pada sisi-sisi depan dan belakang. Ukuran rangka besi holo 4 x 4 dan besi siku 2 x 2.

Gunakan pot sedang berdiameter 20 cm sebagai wadah tanaman dan digantung dengan besi pengait pada rangka besi holo. Gunakan juga pipa PVC ukuran ½ dan akan dihubungkan dengan pompa akuarium. Berfungsi untuk mengalirkan air dari bak pemeliharaan ikan menuju paralon-paralon yang berisi pot-pot tanaman.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018