Rabu, 12 Desember 2018


Membuat Makaroni Singkong

03 Des 2018, 12:34 WIBEditor : Yul

Makaroni dari ubi kayu (singkong).

TABLOIDSINARTANI.COM -- Produk pangan makaroni dalam beberapa tahun ini menjadi trend di masyarakat. Bahkan ada salah satu outlet makaroni di kawasan Jakarta, Bogor, Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), pembeli harus rela antri cukup lama untuk bisa membelinya.

Makaroni merupakan jenis bahan makanan yang mudah disajikan dan dapat diolah menjadi berbagai jenis hidangan maupun camilan. Makaroni adalah sejenis pasta yang terbuat dari campuran gandum jenis durum, tepung terigu, dan air.

Makaroni yang beredar di pasaran umumnya telah diperkaya dengan berbagai vitamin dan mineral seperti zat besi, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan asam folat.

Dilansir dari Household USDA Foods Fact Sheet, setiap 70 gram makaroni mengandung 111 kalori, 4 gram protein, 0,5 gram lemak, dan 22 gram karbohidrat. Karena kandungan karbohidratnya cukup tinggi, makaroni dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat.

Selain itu, makaroni juga mengandung serat sebanyak 3,9 gram atau dua kali lebih banyak daripada mi. Serat pada makaroni dapat membantu mencegah sembelit dan menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan sejumlah kanker. Bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi, serat dalam makaroni dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Namun kini makaroni dapat dibuat juga dari bahan pangan lokal, seperti ubi kayu (singkong). Pangan lokal ini merupakan sumber karbohidrat yang potensial untuk dikembangkan karena banyak dibudidayakan masyarakat Indonesia.

Pengembangan makaroni tanpa terigu diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi pangan dengan memanfaatkan sumberdaya alam lokal. Bahkan makaroni berbahan baku singkong memiliki keunggulan yakni, bebas gluten, cocok untuk diet bebas gluten; mudah dimasak dan disajikan; produk kering makaroni singkong juga umur simpannya lebih panjang.

Karakteristik makaroni singkong ini, kadar airnya hanya 8%, kadar protein 1,01%, lemak 0,77%, karbohidrat 87,93?n energinya 362,65 Kkal/100 gram.

Bagaimana cara membuatnya? Ubi kayu atau singkong terlebih dahulu diolah menjadi tepung. Tepung tapioka tersebut ditambahkan garam dan BTM dicampur, kemudian diberikan air. Lalu dikukus. Setelah itu makaroni dicetak dengan ekstuder sehingga berbentuk elbow (tabung kecil-kecil). Makaroni tersebut lalu dikeringkan. Nah, untuk penyajiannya, makaroni biasanya diolah dengan saus krim dan kacang polong. Makaroni sendiri dapat dihidangkan dengan bahan lainnya seperti daging ayam, sayur-sayuran, sapi dan masih banyak lagi sesuai selera. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut cara membuat makaroni singkong, bisa menghubungi BB Pascapanen Pertanian.Yul

BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018