Selasa, 26 Maret 2019


Menikmati Papua di Danau Sentani sambil Bekerja

17 Peb 2019, 07:49 WIBEditor : Ahmad Soim

Danau Sentani di bawah pegunungan Cyclos | Sumber Foto:Ahmad Soim

Sambutan anak anak sekolah dasar dengan seragam merah putih menambah haru untuk Indonesia. Dengan tarif perahu bermesin tempel per orang hanya Rp 10 ribu. Wisatawan bisa menikmati air Danau Sentani yang jernih dan tenang.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jayapura – Angin sepoi dan riak gelombang menyambut kehadiran pengunjung Danau Sentani. Di sebuah restoran wisata Yougwa yang terletak di pinggir danau Sentani. Menu masakan papeda khas papua dengan ikan berkuah kuning ditambah udang goreng dan sambal menggugah selera siang itu.

 

Danau ini terletak  di jalur Bandara Sentani ke Jayapura.  Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI yang dipimpin Michel Wattimena singgah di danau ini untuk makan siang dan berdiskusi santai tentang kecukupan pangan dan pupuk secara nasional dan lokal Papua. Hadir dari Pupuk Indonesia Satrio Nugroho Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim dan Direktur Komersial Bulog Judith J Dipodiputro.

 

Wattimena mengapresiasi penyediaan stok pupuk di Papua oleh Pupuk Indonesia (Holding)  yang mencapai 3 kali lipat dari kebutuhan.  Untuk stok pangan, gagasan Bulog untuk mengekspor beras dan distribusi beras model Bulog pada tahun ini mendapat acungan jempol Tim Kunker Reses Komisi IV DPR RI ini.

 

Danau Sentani sudah menjadi objek wisata wajib bagi turis yang berkunjung ke Jayapura. Cara paling populer untuk menikmatinya adalah dengan naik perahu menyusuri danau dan singgah di salah satu pulaunya.  

 

Tim Kunker pun menyeberang Danau Sentani, menuju kampung Yobai, Sentani Jayapura bertemu dengan Kelompok Pembudidaya Ikan dan petani sagu. Dengan menumpang perahu bermesin tempel rombongan menyeberang danau ini.

 

Tarif per orang hanya Rp 10 ribu. Wisatawan bisa menikmati air Danau Sentani yang jernih dan tenang. Serta melihat keindahan danau dan gugusan pegunungan Cyclos. Sambutan anak anak sekolah dasar dengan seragam merah putih menambah haru untuk Indonesia.

 

Danau seluas 9.360 hektare yang berada di ketinggian 75 m dpl ini berada di bawah Pegunungan Cyclops. Terbentang di antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Sentani berarti “Di sini kami tinggal dengan damai”. Jaraknya dari Kota Jayapura sekitar 50 km, ditempuh berkendara kurang dari 1 jam.

 

Danau Sentani merupakan danau terluas di Papua dan makin menjadi terkenal dengan adanya Festival Danau Sentani yang rutin diadakan setiap tahun setiap bulan Juni. Selain luas,   danau ini memiliki banyak pulau, yakni sekitar 22 pulau. Di pulau-pulau itu terdapat sekitar 20-an desa. Penduduknya hidup sebagai nelayan, petani maupun mengais rezeki dari pariwisata (sebagai pengemudi perahu wisata maupun penjual kerajinan kulit kayu).

Reporter : Som
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018