Senin, 26 Agustus 2019


Sejarah dan Masa Depan Pertanian, Datanglah ke Museum Pertanian

20 Mar 2019, 16:11 WIBEditor : Yulianto

Sjarifuddin Baharsjah (duduk) didamping Sekjen Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro (batik cokelat) saat berkunjung ke Museum Pertanian untuk persiapan peluncuran | Sumber Foto:Clara

Museum Pertanian, menurut Menteri Pertanian era Orde Baru (1993-1998), Sjarifuddin Baharsjah, museum sendiri merupakan cerminan masa lalu bangsa Indonesia yang tujuannya untuk kebaikan di masa yang akan datang

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Ingin mengetahui sejarah dan pertanian Indonesia ke depan, datanglah ke Museum Pertanian di Bogor. Museum yang lokasinya dekat Museum Zoologi ini rencananya akan di-launching pada 22 April mendatang.

Presiden Pertama Indonesia, Soekarno pernah mengatakan bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang ingat akan sejarah masa lalu bangsanya. Dengan pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa suatu negara akan maju apabila tidak lupa akan sejarah bangsa dan negaranya.

Agar tidak lupa akan sejarah masa lalu, dibuatlah museum. Di Indonesia sendiri minat masyarakat mengunjungi museum terlihat masih kurang dibandingkan masyarakat luar negeri. Seperti contoh, di Amerika Serikat, justru masyarakat berbondong-bondong berkunjung ke Museum Sejarah Amerika. Beda dengan di Indonesia, masyarakatnya kurang berminat mengunjungi museum.

Agar penduduk Indonesia berminat mengunjungi museum, memang tata pamernya harus dibuat menarik. Selama ini terkesan koleksi yang dipamerkan di museum tidak di tata dengan baik, sehingga terlihat usang dan membosankan.

Kalau melihat saat ini, sudah beberapa museum mentata koleksinya agar lebih menarik untuk dilihat. Salah satunya, Museum Pertanian. Menurut Menteri Pertanian era Orde Baru (1993-1998), Sjarifuddin Baharsjah, museum sendiri merupakan cerminan masa lalu bangsa Indonesia yang tujuannya untuk kebaikan di masa yang akan datang.

Karena itu tema Museum Pertanian ini saya usulkan adalah Bertolak masa lalu, menatap masa depan,” kata Sjarifuddin dalam Persiapan Launching Museum Pertanian di Bogor, Rabu (20/3).

Karena itu di dalam museum, khususnya Museum Pertanian, pertanian modern harus lebih dikembangkan dan dibuat semenarik mungkin. “Yang mengunjungi Museum Pertanian ini bukan hanya orang pertanian, melainkan mkasyarakat umum, terutama anak-anak muda. Jadi yang bagian pertanian modern harus lebih ditonjolkan lagi,” tambah Menteri Pertanian era Orde Baru (1998), Justika Baharsjah.

Meski Museum Pertanian sudah ada, namun belum di-launching ke masyarakat umum. Mengapa? Karena akan lebih disempurnakan lagi di dalamnya (tempat, koleksi dan tata pamernya). Direncanakan akan di-launching pada 22 April 2019.

“Jadi nanti kita akan me-launching pada 22 April 2019 yang bertepatan juga akan diluncurkannya Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital. Selain itu, nanti nama museumnya adalah Museum Tanah dan Pertanian,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro

 

Reporter : Clara
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018