Selasa, 26 Maret 2019


Kece Pisan ! Manggis Sukabumi Tembus Tiongkok

21 Peb 2019, 18:47 WIBEditor : Gesha

Menteri Amran berharap agar kualitas Manggis dari Sukabumi terus ditingkatkan | Sumber Foto:Indarto

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Sukabumi ---Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) tak hanya dikenal sebagai penghasil  bunga potong yang sangat diminati masyarakat dunia. Kini, Manggis Sukabumi juga tembus ekspor. Kece pisan!

"Ekspor manggis Sukabumi tak melalui Malaysia tapi  langsung ke Tiongkok," ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada acara Apresiasi Kementerian Pertanian terhadap kinerja ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi dalam rangka mendukung program Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045, di Asrama Haji Kab. Sukabumi, Kamis (21/2).

Kementerian Pertanian sudah mampu membuka  akses langsung pasar dari Indonesia ke China, Hongkong, dan berbagai negara tujuan lainnya.

"Kalau dulu transit ke Malaysia terlebih dahulu, baru ke negara tujuan eksopor. Itu point pentingnya," ujar Amran.

Menurut Amran, Indonesia merupakan negara eksportir manggis peringkat ke-5 dunia.Indonesia juga sebagai negara produsen manggis, setelah India, China, Kenya, dan Thailand.

Sekitar 25 persen produksi manggis diekspor ke beberapa negara seperti ke China, Hongkong, Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Kuwait, Oman, Qatar, Am Amerika, Australia, Prancis, Belanda dan sejumlah negara lainnya. 

Sesuai data BPS, volume ekspor manggis pada tahun 2018 sebesar 38.830 ton, naik 324 persen dibandingkan 2017 yang hanya 9.167 ton.

Sedangkan nilai ekspor manggis 2018 sebesar Rp 474 Miliar, atau naik 778 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp 54 Miliar.

Sukabumi sendiri merupakan salah satu sentra pertanaman manggis di Jawa Barat, bersanding dengan sentra lainnya dari Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, NTB maupun Banten

Menteri Amran juga mengapresiasi kualitas manggis ekspor yang dihasilkan petani di Sukabumi. Melalui PT Manggis Elok Utama telah ekspor manggis sebanyak 92 ton atau senilai Rp 2,76 miliar.

Karena itu, petani manggis Sukabumi terus dilakukan pendampingan sehingga bisa menghasilkan produk manggis berkualitas ekspor.

Direktur Operasional PT Manggis Elok Utama, Iksan Rahman mengakui, perusahaan yang dikelolanya menggandeng 8 kelompok tani supaya tiap musim bisa ekspor manggisnke sejumlah negara seperti Tiongkok dan Vietnam.

"Ekspor manggis ke Tiongkok rata-rata 500 kontainer per musim. Satu kontainer biasanya 18-20 ton," ujarnya.

Iksan juga mengatakan, ekspor manggis ke Tiongkok tak ada kuotanya. Artinya, berapapun banyaknya manggis yang diekspor bisa masuk ke negara tersebut.

"Tiongkok memang salah satu pasar yang sangat prospektif.  Dengan volume ekspor 300-400 ton/ musim.  Ekspor manggis biasanya menempati puncaknya pada bulan Februari," papar Iksan.

Reporter : Indarto
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018