Sabtu, 19 Oktober 2019


Sambung Pucuk Akupunktur Alpukat Lilin Singkawang

12 Agu 2019, 16:40 WIBEditor : Ahmad Soim

Sambung pucul alpokat Lilin Singkawang secara akupunktur | Sumber Foto:Anton K

 

TABLOIDSINARTANI.COM – Buah Alpokat Lilin Singkawang sangat enak dan kental. “Fiberless,” kata Anton Kamaruddin Kepala UPT Pembenihan Tanaman Pangan Provinsi Kalimantan Barat.

 

Kecintaannya pada hartikultura khas Kalimantan, membawa Anton untuk terus memelihara dan mengembangkan varietas varietas khas buah buahan Kalimantan, di sela sela kesibukannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

 

Baru baru ini dia mengembangkan perbanyakan Alpokat Lilin Singkawang Kalbar secara sambung pucuk akupunktur. “Alhamdulillah sukses..... Sudah lepas jarum,” katanya kepada tabloidsinartani.com.

 

Menurutnya teknik untuk sambung pucuk pada rootstock (batang bawah) sangat muda (masih lembut, berair, licin, sehingga sulit diikat atau dijepit).

 

Entris yang digunakan juga super hemat. Teknik sambung pucuk akupunktur ini menurutnya menjadi solusi petani yang hanya punya bibit kecil ingin cepat diduplikasi. “Dan pengerjaannya sangat mudah,” tambahnya.

 

Meski terkesan sadis, tambahnya  tapi untuk kemaslahatan (manfaatnya insya Allah luar biasa. “Buktinya avocadonya sehat sehat saja,” jelasnya.  ... Sekitar dua minggu dari sambung pucuk, sudah keluar tunas

 

Alpokat Lilin Singkawang ini berumur genjah (2 th), cocok untuk dataran rendah, relatif berbuah sepanjang tahun, harga jual tinggi, rasa enak,  kental,  fiberless dll

 

Reporter : Som
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018