
Pelapasan tukik di Kampung Kreasi Wiringtasi
TABLOIDSINARTANI.COM, Pinrang ---Ratusan ekor tukik (anak penyu) jenis lekang dilepasliarkan di Kampung Kreasi Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Minggu (4/7).
Bupati Pinrang Irwan Hamid bersama pencinta lingkungan melepas ratusan ekor tukik hasil penangkaran yang digelar dalam acara Kemah Konservasi Sahabat Penyu Lowita dengan tema “Kolaborasi Menjaga Pesisir Agar Penyu Tetap Lestari di Laut”.
Irwan Hamid sangat mengapresiasi warga Desa Wiringtasi (Wiringtasi pesisir) tentang penyelamatan spesies penyu, mengingat Penyu adalah hewan yang dilindungi dan harus tetap hidup di ekosistem laut.
“Langkah pelestarian penyu ini sangat luar biasa sekali dan kami Pemerintah Kabupaten Pinrang akan mendukung penuh kegiatan penyelamatan Penyu di pesisir,” ungkap Irwan Hamid.
Selain melepaskan 500 ekor tukik, Kemah Konservasi Sahabat Penyu Lowita juga menggelar beberapa kegiatan seperti, Pembuatan Rumah Baca Sahabat Penyu Lowita, Pemutaran Film Dokumenter, Diskusi Konservasi Penyu dan Aksi Bersih Pantai dan Lomba Mewarnai.
Aktivitas pelestarian penyu jenis lekang ini selama ini dikerjakan oleh kelompok pemuda setempat yang tergabung dalam Kelompok Konservasi Madani.
Sejak berdiri 2018, kelompok pemuda ini mengupayakan penyelamatan telur penyu, mengumpulkannya dari tangan warga, menetaskannya, dan melepaskan tukik kembali ke laut.
Seperti diketahui, dari tujuh jenis penyu di dunia, enam jenis di antaranya ada di Indonesia. Di Pantai Lowita sendiri terdapat dua jenis penyu yaitu penyu Sisik (Eretmochelys Imbricata) dan penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea).