Thursday, 22 October 2026


ARC Nilam Aceh Unggul dalam Hilirisasi Inovasi

30 Mar 2022, 07:14 WIB

Dr Swandari dan Ketua ARC-PUIPT Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh --- Atsiri Research Center (ARC) Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) Nilam Universitas Syiah Kuala (USK) memiliki keunggulan dalam hilirisasi produk inovasi di Indonesia. Karenanya sering menjadi rujukan inovasi hilir dari riset nilam Tanah Air, salah satunya dari Universitas Mulawarman (Unmul) Kalimantan Timur.

"Hubungan baik PUI-PT OKTAL Unmul Samarinda dan PUI-PT ARC Nilam Aceh sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Kedua PUI-PT punya roadmap riset yg sejalan, keduanya sama-sama konsen di riset bahan alam (natural products)," ungkap Ketua Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) Obat dan Kosmetik dari Hutan Tropika Lembab dan Lingkungannya (OKTAL) Universitas Mulawarman (Unmul) Kalimantan Timur, Dr Swandari ketika kunjungan ke Atsiri Research Center (ARC).

ARC-USK dan OKTAL Unmul katanya, telah lama menjalin kerjasama dalam berbagai program penguatan PUIPT, seperti pelaksanaan Summer Course Teaching Industry Kampus Merdeka, kolaborasi riset dan pertukaran narasumber seminar. 

Swandari yang juga Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Timur yang hadir ke Banda Aceh mengikuti Muktamar IDI menyebutkan, ARC-PUIPT Nilam Aceh USK memiliki keunggulan tersendiri di Indonesia dengan kekuatan hilirisasi produk riset dari minyak atsiri Nilam-nya. "Ini kali pertama saya ke Banda Aceh dan berkesempatan mengunjungi ARC. Saya terkesan, dan belajar banyak hari ini dari ARC khususnya bagaimana mengembangkan produk inovasi dari komoditas unggulan daerah," salutnya.

Menurutnya, Kaltim memiliki produk lokal yang berkualitas tinggi dan unik, seperti madu dan jahe dayak. Kami akan mencoba mereplika pola Nilam dalam mengembangkan riset dan inovasi serta sinergi Pentahelix antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia bisnis, masyarakat dan media" tutup Swandari. 

Dalam kunjungan ini Swandari disambut oleh Kepala ARC-PUIPT Nilam Aceh USK, Dr. Syaifullah Muhammad yang didampingi oleh beberapa pengurus teras ARC seperti Dr. Ilham Maulana, Dr. Essy Harnelly, Dr. Mudatsir dan Kepala Sekretariat ARC Adinda Gusti Vonna. 

Syaifullah Muhammad  selaku Kepala ARC menyambut gembira kunjungan PUIPT Oktal dan akan meningkatkan kolaborasi di bidang inovasi pada kedua PUIPT. "Tahun ini ada beberapa proposal riset ARC terkait nilam, pala dan kayu putih yang telah lulus, insya Allah ini akan melancarkan kolaborasi dengan PUIPT Oktal" ujar Syaifullah.

"Masa depan adalah eranya kolaborasi. Kompetensi para ilmuwan akan sangat efektif jika dibarengi oleh kolaborasi yang mensinergikan berbagai potensi iptek, fasilitas dan jaringan. Maju sendiri itu biasa, maju bersama itu yang luar biasa. Kita akan maju secara bersama dengan PUIPT Oktal Unmul," timpal Syaifullah, yang juga merupakan Ketua Badan Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala.

Dalam kunjungan tersebut Dr. Swandari diajak keliling melihat fasilitas produksi ARC, seperti Ekstraktor Uap Minyak Nilam, Wipe Film Fractionation (WFF) Machine untuk purifikasi minyak nilam secara distilasi molekuler. Juga melihat Rumah Produksi ARC yang dibangun sesuai standar BPOM.

Dalam tour tersebut Dr. Swandari juga banyak mendapat penjelasan dari Nadia Isnaini, Ahli kosmetika ARC lulusan Prince Shongkla University Thailand. Kunjungan berakhir di Ninopark (Nilam Innovation Park) sebagai tempat pembibitan, kebun percontohan dan penyulingan nilam ARC di Sektor Timur Kampus Universitas Syiah Kuala. Koordinator Ninopark ARC, Dr. Essy Harnelly turut mendampingi dan memberi penjelasan berbagai aktivitas Ninopark.

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018