Kamis, 01 Desember 2022


Cegah Virus Padi dengan Refugia

14 Jul 2022, 11:21 WIBEditor : Gesha

Tanaman refugia | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Tanaman refugia adalah tanaman yang tumbuh di sekitar tanaman yang dibudidayakan, yang berpotensi sebagai tempat perlindungan dan sumber pakan bagi serangga musuh alami (baik predator atau pemangsa maupun parasitoid).

Tanaman refugia akan menghasilkan madu dan nektar yang bermanfaat sebagai sumber pakan serangga musuh alami. Dan Predator dapat memangsa serangga hama yang bersembunyi di tanaman refugia. Terutama serangga hama yang menjadi vektor virus kerdil pada Tanaman padi seperti wereng batang cokelat (WBC).

Adapun jenis tanaman yang berpotensi dijadikan sebagai tanaman refugia adalah jenis tanaman berbunga yang mempunyai warna mencolok, seperti Bunga Matahari, Bunga Kertas, Bunga Jengger Ayam (Celosia), Bunga Kenikir, dan Bunga Tahi Ayam (Marigold).

Sedangkan serangga musuh alami yang dapat singgah dan memangsa hama sangat beragam, antara lain capung, tomcat, semut, lebah, belalang sembah, kumbang, dan laba-laba.

Teknik penanaman refugia tidaklah sulit. Waktu penanaman refugia pada pertanaman tanaman yang dibudidayakan seperti pada pertanaman padi diusahakan pada saat pembuatan guludan selesai dan ditanam pada pinggiran guludan. Hal tersebut diperkirakan, saat tanaman padi baru mulai tumbuh, maka refugia sudah mulai berbunga sehingga dapat menyediakan makanan untuk serangga musuh alami dan padi dapat terhindar dari beberapa serangan hama tanaman.

Penanaman diusahakan berjajar memanjang di luar area tanaman utama dan tidak terlalu rimbun, karena dikhawatirkan mengundang hama tikus. Selain itu, penanaman diusahakan sejajar dengan sinar matahari sehingga tidak menutupi atau mengganggu penyerapan sinar matahari bagi tanaman utama. 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018