Wednesday, 28 October 2026


Teknologi Baru Meriahkan Peda X KTNA Kaltim

21 Jul 2019, 08:50 WIBEditor : Ahmad Soim

Gubernur Kaltim Isran Noor meninjau stand pameran Peda X KTNA Kaltim di Berau

Hadir sekitar 2 ribu petani dan nelayan KTNA dari sepuluh kabupaten dan kota se-Kaltim. Mereka hadir dengan didampingi para penyuluh pertanian dan petugas dinas pertanian setempat.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Berau -  Teknologi tumpangsari tanaman (Turiman) jagung dengan beragam tanaman kacang-kacangan dan beragam kegiatan diseminasi teknologi, penyuluhan dan ujuk tangkas petani serta berbagai perlombaan meramaikan kegiatan Pekan Daerah ke-10 Kontak Tani Nelayan Andalan Kalimantan Timur (Peda X KTNA Kaltim).

 

Kegiatan Penas X KTNA Kaltim dipusatkan di Kampung Labanan Jaya dan Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.   

 

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor didampingi Bupati Berau H Muharram dan Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Thohir r membuka Pekan Daerah X KTNA Kaltim 2019, hari Sabtu (20/7).

 

Hadir sekitar 2 ribu petani dan nelayan KTNA dari sepuluh kabupaten dan kota se-Kaltim. Mereka hadir dengan didampingi para penyuluh pertanian dan petugas dinas pertanian setempat.

 

"Peda ini menjadi momen penting untuk mengangkat harkat dan martabat petani nelayan kita. Yakinlah, kesejahteraan rakyat itu mampu diwujudkan," kata Isran Noor.

 

Gubernur berharap seluruh peserta memanfaatkan Peda semaksimal mungkin untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan bidang pertanian melalui alih teknologi dan unjuk tangkas.

 

Ketua Umum KTNA Nasional Winarno Tohir mengatakan melihat antusiame petani nelayan menghadiri Peda KTNA di Kaltim dan rangkain kegiatan yang seperti kegiatan Penas KTNA, KTNA Kaltim bisa jadi juara umum pada Penas KTNA di Sumbar 2020 mendatang.

 

Tema Peda KTNA Kaltim kali ini  “Dengan Pekan Daerah KTNA Provinsi Kaltim Tahun 2019, Kita Wujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan Petani/Nelayan Untuk Kaltim Yang Berdaulat,”

 

PEDA X KTNA Kaltim berlangsung selama  20-25 Juli 2019 di Labanan Kabupaten Berau dengan banyak kegiatan untuk para petani nelayan. Di antaranya Penanam Buah Unggul Lokal, Rapim Kepala Dinas, Temu Teknis Lembaga Penyuluhan, Temu Teknologi, Temu Usaha Agribisnis, Pengembangan Pasar Lelang, Jaringan Informasi dan Agribisnis, Lomba Ujuk Tangkas, Studi Banding dan Widyawisata, Pameran dan Festival Kesenian, Asah Terampil, serta Temu Karya.

Gubernur Kaltim Isran Noor meninjau stand pameran Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim. Kepala BPTP Kaltim Dr Muhammad Amin menjelaskan teknologi rice transplanting jarwo 1:2 (mesin penanam padi) yang bisa digunakan mempersingkat waktu tanam padi, hanya 3 jam per ha.

 

Di lahan Gelar Teknologi, Kepala BPTP Kaltim  memaparkan teknologi turiman yang didemlotkan di lokasi Peda ini, mampu meningkatkan efisiensi lahan dengan hasil per tanaman per ha yang sama bila lahan tersebut hanya digunakan untuk satu tanaman. “Dengan teknologi turiman ini, populasi tanaman jagung per ha tidak berkurang, dan petani masih bisa tanam tanaman kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang hijau,” tambah Dr M Amin kepada Sinar Tani.

 

Dalam kesempatan PEDA KTNA Kaltim, Gubernur Kaltim Isran Noor juga menyerahkan  rompi dan topi secara simbolis kepada Penyuluh Pertanian di 10 kabupaten dan kota se-kaltim.

 

Juga hadir dalam pembukaan tersebut  Sekretaris Jenderal Kelompok KTNA Nasional HM Yadi Sofyan Noor dan Wakil Bupati Berau H Agus Tamtomo serta jajaran FKPD Kabupaten Berau, bupati dan walikota se-Kaltim , Duta Besar (Dubes) Republik Seychelles untuk Indonesia Niko Barito dan Konsorsium Holding Pengembangan Pulau Maratua dan Gugusan Kepulauan Mr Sing.

 

 

Reporter : Som
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018