Jumat, 22 Februari 2019


Lagi, 5 ribu ton Jagung Pakan Dibagikan Bantu Peternak

24 Jan 2019, 19:39 WIBEditor : Gesha

Pemerintah kembali menggulirkan bantuan jagung pakan untuk peternak | Sumber Foto:ISTIMEWA

Harga pakan masih belum terkoreksi turun, peternak berharap banyak dari bantuan pemerintah

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Harga pakan sejak akhir Desember 2018 masih bertengger tinggi, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian bersama Bulog langsung gerak cepat membantu peternak dengan memberikan ribuan ton jagung pakan. Di awal tahun 2019, harga pakan pun masih belum terkoreksi sehingga pemerintah kembali menggulirkan bantuan pakan.

Kurang lebih ada sekitar 5 ribu ton jagung pakan yang dibagikan untuk peternak di Pulau Jawa dan sudah dilakukan serah terima di Divre Bulog Surabaya pada Kamis (24/01) untuk distribusikan ke Jawa Barat 1000 ton, Jawa Tengah 2000 ton dan Jawa Timur 2000 ton.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita mengatakan Kementerian Pertanian memfasilitasi pemenuhan kebutuhan jagung bagi peternak mandiri sampai dengan akhir bulan Februari 2019, dengan harga Rp. 4000, sebagai bukti kepedulian dan kehadiran pemerintah ditengah-tengah kesulitan yang dihadapi oleh peternak.

“Kita berharap peternak dapat membeli jagung dari sentra-sentra produksi jagung yang diperkirakan akan mulai memasuki masa panen raya pada akhir Februari 2019”, ucap I Ketut saat Konferensi Pers di BPMSPH (balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan) Bogor.

Namun di sisi lain, I Ketut berharap agar harga jagung petani tidak jatuh saat panen raya dan pihak peternak juga masih mendapat harga yang wajar.

Bulog Divre Jawa Barat, Agus Siswantoro mengatakan, bahwa bantuan jagung ini dalam rangka membantu peternak mandiri memeperoleh jagung dengan harga yang wajar untuk stabilisasi harga. “Bulog akan terus berusaha untuk membantu peternak untuk mendapatkan jagung dengan harga yang wajar dan stabil," ucapnya.

Ketua Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN), Hartono atas nama peternak penerima bantuan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menteri Pertanian yang telah membantu peternak kecil untuk memperoleh jagung dengan harga sesuai harga acuan.

Ketua Koperasi Unggul Selaras Bogor, Kadma Wijaya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah yang sudah dengan sigap membantu meringankan beban peternak, terutama dalam mengatasi kesulitan bahan baku jagung. Dengan bantuan pemerintah, maka peternak mendapatkan harga jagung yang wajar, sehingga dapat menurunkan biaya produksi.

Sekjen Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Sugeng Wahyudi menyampaikan ucapan terimakasih atas upaya pemerintah melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan atas respon cepat yang diberikan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh peternak mandiri.

“Üpaya ini memang belum 100 persen menyelesaikan masalah, tetapi kepeduliannya untuk ikut terlibat dalam mengatasi masalah dalam kebutahan pakan peternak patut untuk diapresiasi”, ucapnya. 

Dirinya juga berharap ini merupakan upaya awal dalam mengatasi permasalahan-permasalahan dihadapi oleh peternak. "Terkait dengan pakan ayam, kami berharap ada kesinambungan agar ketersediaan pakan sustainable”, tambahnya.

Sugeng menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat langsung menerima jagung, tetapi ini harus dikerjasamakan dengan pihak lain dalam hal ini pabrik pakan ternak, karena untuk peternak Broiler (perdaging) jagungnya tidak dapat Ia olah sendiri, namun harus dikerjasamakan yang dilengkapi dengan perjanjian tertulis. 

Menurutnya, hal ini sangat berbeda dengan pola pakan pada peternak layer (petelur). Oleh karena itu, kedepan Ia berharap Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dapat memfasilitasi untuk merekomendasi keinginannya, dan ini akan lebih mudah jika jagung ini juga bisa disediakan untuk partnernya, yaitu pabrik pakan ternak dengan harga yang wajar.

Reporter : Enno
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018