Senin, 26 Agustus 2019


Pemerintah Jamin Produk Unggas Ekspor Bebas Flu Burung

10 Apr 2019, 15:12 WIBEditor : Yulianto

Pertemuan IRA antara Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewab, I Ketut Diarmita (dua dari kiri) dengan Delegasi Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Surabaya, Selasa (8/4) | Sumber Foto:Humas Kementan

Semua komoditas unggas dan produk unggas yang diekspor, termasuk ke Timor Leste berasal dari unit peternakan unggas yang telah mendapatkan Sertifikat Kompartemen Bebas AI

TABLOIDSINARTANI.COM, Surabaya---Pemerintah Indonesia menjamin setiap unggas dan produk unggas dari peternakan yang memiliki Sertifikat Kompartemen Bebas Avian Influenza (AI) adalah komoditas yang terjamin sehat dan aman dari virus AI untuk perdagangan dalam negeri atau ekspor ke negara lain.

Jaminan ini diberikan karena Indonesia telah menerapkan kompartementalisasi sesuai pedoman Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE). Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita dalam entry meeting Import Risk Analysis (IRA) untuk produk unggas dengan Delegasi Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Surabaya, Selasa (8/4).

Menurut Ketut, Kementerian Pertanian terus mendorong dan memberikan dukungan terhadap perusahaan perunggasan untuk melakukan ekspansi pasar ekspor Kali ini giliran Japfa Comfeed yang akan diantar mengepakkan sayap ke negara tetangga RDTL, ujarnya.

salah satu upaya pemerintah Indonesia meningkatkan nilai ekspor peternakan yakni dengan menjamin kualitas dan keamanan produk peternakan. Semua komoditas unggas dan produk unggas yang diekspor, termasuk ke Timor Leste berasal dari unit peternakan unggas yang telah mendapatkan Sertifikat Kompartemen Bebas AI dari Kementerian Pertanian.  

Untuk komoditas daging ayam beku berasal dari Rumah Potong Hewan Ayam yang memiliki Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner,” katanya. Bahkan lanjut Ketut, Kementerian Pertanian bersama pihak terkait terus memperbaiki strategi dalam pengendalian dan pemberantasan penyakit flu burung, melalui zona bebas AI dan kompartemen secara bertahap dan terus-menerus.

Sejauh ini, kompartemen bebas AI yang telah disertifikasi sebanyak 177 unit di 10 provinsi, yaitu 75 di Jawa Barat Lampung 14, Jawa Timur 32, Banten 14, Jawa Tengah 6, Bali 13, NTT 6, DI Yogyakarta 4, dan Kalimantan Barat 5, dan Sulawesi Selatan sebanyak 8 yang sudah disertifikasi.

Reporter : Kontributor
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018