Sabtu, 07 Desember 2019


Biar Aman dan Halal, Pilih Hewan Kurban Berstiker Sehat

07 Agu 2019, 10:13 WIBEditor : Gesha

Pastikan untuk memilih hewan kurban yang sehat dan memiliki stiker sehat | Sumber Foto:PUSLITBANGNAK

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Tinggal beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat mulai memilih-milih hewan sapi atau kambing untuk dikurbankan.

"Pilih (hewan kurban) yang sudah memiliki stiker atau gelang sehat. Karena sudah diperiksa oleh tim kesehatan ternak," ungkap Wakil Walikota Bogor, Dede A. Rachim ketika mengunjungi Bursa Hewan Qurban (BHQ), di Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak), Bogor, Selasa (6/8).

Tak hanya stiker, penjual hewan qurban juga dilengkapi dengan sertifikat kesehatan yang dikeluarkan langsung oleh tim kesehatan, sehingga menjadi jaminan mutu sehat dan halal bagi masyarakat.

"Masyarakat jangan ragu untuk meminta penjual memperlihatkan sertifikat kesehatan tersebut  Tim Kesehatan Hewan Ternak bersama Dinas Pertanian Kota Bogor akan terus berkeliling untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang dijual memenuhi aspek Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH)," tambah Dede.

Kepala Distan Kota Bogor, Irwan Riyanto menuturkan pihaknya sudah memeriksa sekitar 4000an hewan kurban yang ada di seluruh Kota Bogor. Seluruh hewan kurban yang terperiksa dalam keadaan sehat. Artinya secara klinis tidak ditemukan penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia.

"Hanya ditemukan kasus penyakit biasa yang bisa disembuhkan. Seperti kembung, mata merah, patah tulang dan alergi. Sepanjang obat di dinas masih ada maka akan diberikan. Namun jika tidak ada, maka penjual akan diberikan resep untuk membeli obatnya sendiri di apotik atau toko obat hewan," bebernya.

Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner, drh.NLP.Indi Dharmayanti menuturkan pihaknya bersama Puslitbang Peternakan dan Dinas Pertanian khususnya di Jota Bogor memang terus menurunkan tenaga pemeriksa kesehatan hewan kurban.

"Keamanan pangan asal ternak menjadi konsern utama BBalitvet, utamanya mencegah penyakit hewan menyebar dan dikonsumsi manusia. Apalagi untuk hewan kurban. Banyak syarat kesehatan dan syariat Islam yang harus dipenuhi oleh penjual hewan kurban," beber Indi.

Customer Service Amanah Qurban Lukman salah satu penjual hewan kurban di Kota Bogor ini mengaku, sebanyak 200 sapi dan 350 domba yang dijualnya sudah diperiksa seluruhnya oleh tim dokter dari Distan Kota Bogor dan dinyatakan sehat.

"Dengan adanya pemeriksaan ini kita berharap bisa memenuhi kepuasan konsumen karena kondisi hewan yang sehat. Sebab untuk pengadaan hewan kurban ini kita memang harus memenuhi syariat, harapannya bisa memenuhi kepuasan dari konsumen-konsumen kita, hewannya sehat, baik dan menuai kepuasan konsumen,” ucapnya.

 

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018