Wednesday, 21 October 2026


Jaga Stabilitas Pangan, 10 Pasar Digelar Pasar Murah

19 Mar 2020, 11:08 WIBEditor : Yulianto

Mentan SYL didampingi Kepala BKP, Agung Hendriadi saat mengunjungi TTI Centre

Ke-10 pasar tersebut yakni, Pasar Glodok, Pasar Pluit, Pasar Kalibaru, Pasar Tanah Abang, Pasar Rawa Badak, Pasar Kalideres, Pasar Baru Metro, Pasar Gondangdia, Pasar Tebet Barat dan Pasar Johar Baru

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Dampak virus Corona atau Covid 19 membuat masyarakat panik, sehingga terjadi aksi borong barang pangan yang berimbas pada kenaikan harga. Guna menjaga stabilisasi harga pangan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar di 10 pasar di DKI Jakarta.

Ada tiga bahan pangan pokok yang menjadi perhatian pemerintah dalam operasi pasar tersebut yakni beras, telur dan gula. Beras dijual dengan harga Rp 8.500/kg, gula Rp 12.500/kg dan telur Rp 23 ribu/kg.

Ke-10 pasar tersebut yakni, Pasar Glodok, Pasar Pluit, Pasar Kalibaru, Pasar Tanah Abang, Pasar Rawa Badak,  Pasar Kalideres, Pasar Baru Metro, Pasar Gondangdia, Pasar Tebet Barat dan Pasar Johar Baru.

“Kementerian Pertanian bersama seluruh mitra kerja bersama-sama bahu membahu mengatasi dampak virus Covid 19 sesuai instruksi Presiden,” kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo saat melepas operasi pasar di 10 lokasi pasar DKI Jakarta, Kamis (19/3).

Bahkan Syahrul mengajak seluruh mitra kerja, baik pengsuaha kecil, menengah hingga besar untuk membantu memberikan keringan kepada rakyat, terutama dalam mencukupi kebutuhan pangan. “Jangan sampai ada untung sendiri dan memberikan kepanikan kepada rakyat,” ujarnya.

Sementara kepada masyarakat, mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini mengingatkan agar tidak panik menghadapi situasi yang terjadi saat ini. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar jangan membeli bahan pangan pokok secara berlebihan, tapi disesuaikan dengan kebutuhan.  

“Jangan beli berlebihan sesuai kecukupan dan kebutuhan. Inshaa Allah pangan cukup, yang penting ada kebersamaan. Beras ada, gula ada, minyak goreng juga ada. Kita siapkan daging, bawang putih dan bawang merah.  Asal tidak panic, kita bisa atasi bersama,” tuturnyA.

Syahrul berharap dengan gelar operasi pasar murah di 10 pasar, pasokan dan harga dalam dua tiga hari bisa kembali pulih. “Saya usulkan nanti, bagi pelaku usaha dan mitra yang mambantu mengatasi masalah pangan ini mendapat penghargaan bintan jasa, karena mereka ikut menjaga kehadiran negara di rakyat,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengatakan, gelar pasar murah pasir, telur dan beras ini merupakan hasil kerjasama dengan PD Pasar Jaya yang BUMD DKI Jakarta. Dari 49 pasar, memang baru 10 pasar yang digelar operasi pasar murah. “Untuk pasokan kita kerjasama dengan Charoen Pokphand, Gapoktan beras dan PT Food Sstation,” katanya.

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018