Monday, 28 September 2020


Perkuat Pertanian Perkotaan, PERAGI Pusat Lantik Komisariat PERAGI DKI Jakarta

10 Aug 2020, 15:05 WIBEditor : Gesha

Ketua Umum PERAGI Pusat, Prof Dr. Ir. H. Andi M. Syakir, M.S (Kiri) bersama Ketua Komisariat PERAGI Provinsi DKI Jakarta, Prof Dr. Hj Sylviana Murni S.H. MSi (kanan) dan jajaran pengurus Komisariat Provinsi DKI Jakarta periode 2020-2023 | Sumber Foto:BIDANG KOMUNIKASI DAN PUBLIKASI PERAGI

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) terus memperkuat kiprahnya di dunia pertanian seluruh Indonesia. Kali ini untuk memperkuat pertanian perkotaan, PERAGI Pusat melantik pengurus Komisariat Provinsi DKI Jakarta periode 2020-2023, Senin (10/8).

"Selamat atas dilantiknya Ketua Komisariat PERAGI Provinsi DKI Jakarta, Prof Dr. Hj Sylviana Murni S.H. MSi dan jajaran pengurusnya. Semoga bisa bekerja dengan baik dan memacu pertanian di DKI Jakarta. Salah satunya dengan mempersiapkan ketahanan pangan masyarakat," ungkap Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam pesan singkatnya melalui video confrence ketika pelantikan Komisariat PERAGI Provinsi DKI Jakarta. Senin (10/8).

Mentan SYL berpesan agar PERAGI terus berkontribusi positif dalam pembangunan pertanian. "Ketahanan pangan termasuk kedaulatan pangan menjadi tujuan nasional. Menuju kesana, kegiatan pembangunan pertanian tidak dinyatakan secara individu tapi bersama-sama. FAO bahkan menyatakan pangan adalah kebutuhan dasar manusia dan termasuk HAM, karenanya, negara wajib menyediakan pangan, serta dibangun dengan cakupan wilayah luas dan keterlibatan sektor dan multidisiplin ilmu agar mandiri dan berkesinambungan," jelasnya.

Ketua Umum PERAGI Pusat, Prof Dr. Ir. H. Andi M. Syakir, M.S menambahkan PERAGI adalah organisasi profesional dari akar ilmu pertanian, karenanya keberadaan PERAGI sebagai sebuah organisasi profesi sangat strategis kaitannya dengan masa depan pertanian.

Baca Juga : Bersama PERAGI, Pertanian Indonesia Menjadi Maju Kuat dan Modern

Kepada Wakil Presiden, Peragi Usulkan Tiga Model Agribisnis Berbasis Teknologi dan Komunitas

"Ini (Komisariat Provinsi DKI Jakarta) merupakan Komda PERAGI ke 28 yang dilantik oleh PERAGI Pusat dan menjadi Komisariat profesi yang pertama ada di DKI Jakarta," ungkapnya.

Diakui Prof Syakir, Provinsi DKI Jakarta bukanlah sentra pertanian yang utama karena keterbatasan lahan. Namun dirinya meyakini Provinsi DKI Jakarta bisa menjadi penggerak dan memperkuat pertanian perkotaan dengan inovasi teknologi pertanian.

Ikrar Pengurus PERAGI DKI JAKARTA

SK PENGURUS PERAGI DKI JAKARTA 2020_2023

"Pertanian modern tidak berkorelasi positif dengan ketersediaan lahan karena bisa menggunakan aeroponik dan lain-lainnya. Karena itu DKI Jakarta diharapkan menjadi warna dan role model pengelolaan pertanian perkotaan di Indonesia bahkan dunia," bebernya.

Prof Syakir juga berharap agar PERAGI bisa menjadi sebuah bahtera pengamalan profesionalisme untuk para pengurusnya untuk sumbangsih pemikiran konstruktif untuk kemakmuran bangsa.

Perkuat Pertanian Perkotaan

Ketua Komisariat PERAGI Provinsi DKI Jakarta, Prof Dr. Hj Sylviana Murni S.H. MSi berharap dukungan semua pihak di PERAGI Pusat dan pengurus di DKI Jakarta untuk sama-sama berperan dalam memperkuat pertanian perkotaan DKI Jakarta. "Saya bukan ahli pertanian, saya hanya pernah menjadi Walikota Jakarta Pusat. Dan saya melihat bagaimana pertanian perkotaan bisa dilaksanakan semua pihak," tuturnya.

Prof Hj Sylviana yang biasa disapa Mpok Sylvi ini menuturkan ketika menjadi Walikota Jakpus, bersama jajarannya bisa panen raya di halaman Balaikota Jakpus. Bahkan pernah memenangkan Adipura tingkat Nasional yang tentu saja bisa membanggakan warga. 

"Saya akan terus gali ilmu dan pengetahuan di PERAGI untuk mencari teknologi yang cocok untuk DKI Jakarta. Meskipun terbatas lahan, namun dengan inovasi teknologi seperti roofgarden, hidroponik, vertical garden bisa meningkatkan kemandirian dan memperluas ruang terbuka hijau (RTH). Karena itu, kiprah PERAGI kian dinanti masyarakat," harapnya.

Harapan kiprah nyata PERAGI untuk DKI Jakarta juga diharapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, H. Anies Rasyid Baswedan. SE. MPP.PhD. "Penduduk DKI Jakarta sebanyak 15 juta, belum lagi orang yang keluar masuk DKI Jakarta pastinya membutuhkan pangan. Sebagian besar pangan tersebut disuplai oleh daerah sentra diluar DKI Jakarta yang jaraknya puluhan kilometer. Karena itu, peran para agronom di DKI menjadi penting untuk berikan andil yang nyata yang berikan redisain pembangunan pertanian di Jakarta," bebernya.

PERAGI dengan jumlah anggota yang banyak dan berasal dari berbagai lembaga tentunya memiliki disiplin ilmu yang bisa disebarkan melalui media dan program aksi di lapangan. "Karenanya, saya berharap besar PERAGI bisa berperan aktif dalam pertanian yang berdaulat yang sejalan pertanian modern berbasis teknologi,"harapnya.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018