
Penandatanganan komitmen KIP Ditjen Tanaman Pangan
TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Kementerian Pertanian berkomitmen laksanakan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) untuk membangun good governance dengan pelayanan yang transparan dan akuntabilitas. Komitmen tersebut ditandatangani pelaksanaan KIP di Bogor, Minggu (15/6).
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi memimpin langsung penandatanganan Komitmen KIP yang dilakukan pejabat eselon 2 lingkup Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Acara tersebut disaksikan secara langsung Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana Sunarkha dan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Sekretariat Kementerian Pertanian Kuntor Boga Andri.
Bahkan terkait fasilitas pendukung Suwandi menjelaskan, telah menyiapkan perubahan yang cukup signifikan dalam pelayanan. Misalnya, rencana perubahan tampilan website yang lebih ramah terhadap pengguna yang buta warna, penyediaan leaflet informasi berhuruf braille untuk tuna netra dan jalur kedatangan dan kursi roda untuk penyandang disabilitas.
Semua ini dilakukan untuk kemudahan masyarakat saat berkunjung dalam memperoleh informasi. Kedepan, tegas Suwandi, pihaknya juga akan perkuat informasi melalui media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twitter, sehingga jangkauan informasi baik pengetahuan dan kinerja dari Kementerian Pertanian khususnya Ditjen TP dapat luas menyentuh semua kalangan masyarakat.
Suwandi menyebutkan, kegiatan ini menjadi bukti komitmen pihaknya selaku badan publik untuk menjadikan kementerian pertanian sebagai kementerian yang transparan dan akuntabel. “Kami akan mendukung pelaksanaan KIP bukan hanya dari segi anggaran, tetapi juga untuk SDM-nya seperti bimtek untuk para petugas PPID yang tersebar di 7 Unit Kerja lingkup Tanaman Pangan,” ujarnya
Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana mengapresiasi, pelaksanaan acara penandatangan komitmen PPID. Hal ini membuktikan Kementan layak mendapat penghargaan juara 1 pada tahun lalu sebagai kementerian yang informatif mengalahkan 33 kementerian lain.
“Semoga akan berlanjut mempertahankan performanya,” ujarnya. Saat ini, menurut Gede, era keterbukaan informasi tidak dapat terhindarkan. Informasi merupakan energi yang mampu mengakselerasi proses pencerdasan bangsa dan menorehkan berbagai perubahan yang tidak dapat dibayangkan sebelumnya.
Gede juga mengingatkan, tujuan utama KIP bukan pemeringkatan, tetapi membangun Good Governance, sehingga menimbulkan trust (kepercayaan) pada masyarakat kepada pemerintah. Diharapkan pelaksanaan KIP di Ditjen TP dapat terus ditingkatkan lagi dan sangat mendukung inovasi tim PPID Ditjen TP.