Rabu, 28 September 2022


Pengurus Dilantik, Ini Rencana Besar Ketua Umum HA IPB

23 Jan 2022, 12:29 WIBEditor : Yulianto

Pelantikan pengurus HA IPB Periode 2021-2025 | Sumber Foto:Dok. HA IPB

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Pengurus Himpunan Alumni IPB (HA-IPB) resmi dilantik. Banyak rencana besar yang dipersiapkan untuk kepengurusan HA IPB Periode 2021-2025 yang kini dinahkodai Walneg S. Jas.

Berdasarkan Surat Keputusan No. 01/SK/DPP-HA IPB/I/2022 tentang Struktur dan Susunan Personalia Dewan Pengurus Pusat HA IPB Masa Bakti 2021-2025. Ditetapkan Ketua Umum, Walneg S, Jas; Wakil Ketua Umum 1 Dudi S. Hendrawan; Wakil Ketua 2, Ivan Kuntara; Wakil Ketua 3, Sohjadi  dan Sekjen, Sukma Kamajaya.

Ketua Umum HA IPB, Walneg S. Jas mengatakan, kepengurusan HA IPB saat ini merupkan kelanjutan sebelumnya yang terus bertranformasi. Dalam kepengurusan ke depan, pihaknya akan memperkuat kemanfaatan bagi almamater atau alumni.

“Inshaa Allah HA IPB akan hadir diseluruh kabupaten/kota. Periode ini akan kami tuntaskan 300 DPC  dan 34 DPD,” tegasnya saat Pelantikan Pengurus HA IPB Periode 2021-2025 yang berlangsung di Kota Bogor, Minggu (23/1).

Walneg menegaskan, keberadaan HA IPB di setiap kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia bukan untuk pamer, tapi untuk mengabdi kepada bangsa negara, pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi untuk kedaulatan negara.

“HA IPB tidak memiliki kewenangan, tapi HA IPB memberikan inspirasi, motivasi dan dorongan kepada  bangsa di bidang pertanian. Karena itu, HA IPB siap berkolaborasi dengan seluruh unsur,” tuturnya.

Jika dalam kepengurusan sebelumnya setidaknya ada 180 kegiatan dengan 20 legacy besar, maka periode ini ungkap Walneg, pihaknya akan terus menambah  kegiatan lain. Misalnya, HA IPB akan mendorong alumni terbaik untuk kembali ke kampung dan tidak lagi berprofesi di kota, tapi membangun usaha di daerahnya.

Bersama Badan Otonom, HA IPB bertekad memberikan beasiswa kepada 1.000 mahasiwa/i. Selain itu, lanjut Walneg, pihaknya akan berusaha membawa UMKM yang dikelola alumni IPB untuk bisa pameran dan membuka pasar di luar negeri.

“Kita akan garap IPB corner di mall-mall besar di Indonesia. Tidak luput juga, sebagai katalisator kita kembangkan integrated farming yang mudah-mudahan dalam 4 tahun akan terbangun satu atau dua integrated farming,” tuturnya. Namun demikian, lanjut Walneg, semua ini harus didukung seluruh stakeholder. Karena itu perlu support dari pemerintah daerah untuk bisa berkolaborasi.

Sementara itu Walikota Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto melihat, alumni IPB mempunyai potensi besar dalam pembangunan pertanian. Bahkan saat ini di Pemkot Bogor beberapa bidang dipegang alumni IPB, termasuk Kepala Bapeda.

“Alumni IPB itu memiliki konseptual Jaringan dikuasai, konsepnya juga dikuasai,” katanya. Karena itu Arya Bima yang kini menjadi Ketua Asosiasi Pemerintah Kota berharap sinergi alumni IPB untuk memastikan tidak meninggalkan siapapun dan menjadikan kota di Indonesia berkarekter. “Saya pastikan sebanyak 98 kota akan bersinergi dengan HA IPB,” tegasnya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018