Kamis, 18 Juli 2024


Rachmat Pambudy: Makan Bergizi Gratis, Takkan Ganggu Anggaran Lain

08 Jul 2024, 17:01 WIBEditor : Gesha

Rahmat Pambudy | Sumber Foto:Alumniipbpedia

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Rachmat Pambudy memberikan jaminan kuat bahwa program makan bergizi gratis tidak akan mengganggu anggaran lain atau menyebabkan kenaikan pajak.

"Pokoknya, anggarannya akan ada, tidak akan diganggu (pos) anggaran yang sudah ada. Pajak-pajak tidak perlu ditakuti untuk dinaikkan nanti," tegas pernyataan dari pria yang bergelar Guru Besar IPB ini.

Ketika ditanya kemungkinan efisiensi anggaran, Rahmat Pambudy mengelak sebab di zaman Bu SMI (Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati) saja efisiensi terjadi. "Ah, itu (efisiensi anggaran) gak usah ada makan bergizi juga ada efisiensi," tukasnya.

Rachmat yang merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), sebuah organisasi yang sebelumnya dipimpin oleh Prabowo selama dua periode, yaitu 2004-2009 dan 2010-2015 ini juga menegaskan bahwa janji-janji kampanye dari Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan dipenuhi dengan pasti.

Komitmen ini akan dipercepat selama lima tahun kepemimpinan mereka dari 2024 hingga 2029. Namun dirinya menyatakan bahwa Prabowo tidak akan membuat janji-janji yang tidak dapat dipenuhi, termasuk dalam program makan bergizi gratis dan swasembada pangan.

"Ia harus bisa dilaksanakan karena presiden terpilih (Prabowo untuk 2024-2029) telah membuat janji. Janji untuk swasembada pangan harus bisa dipenuhi. Janji presiden harus ditepati. Ya, dalam waktu lima tahun. Bisa dilakukan, memungkinkan. Jika tidak bisa dilakukan, memungkinkan, presiden tidak akan membuat janji," ungkap Rachmat.

Meskipun begitu, Rachmat belum dapat menguraikan target sasaran program makan bergizi gratis untuk periode pertama. Namun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan tim transisi Prabowo telah setuju untuk mengalokasikan Rp71 triliun pada tahun 2025.

Rachmat juga menghargai kepemimpinan yang masih berlangsung di bawah Presiden Jokowi. Namun Ia menyatakan bahwa belum saatnya bagi Prabowo untuk mengumumkan departemen atau lembaga yang akan secara khusus bertanggung jawab atas janji kampanye tersebut.

"Rancangan besar sudah ada. Saya akan bicara saat waktunya sudah tepat. Pelantikan Prabowo akan dilaksanakan pada 20 Oktober," ujar Rachmat memberi petunjuk.

"Yang pasti, Presiden terpilih Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran sudah bekerja keras agar ketika APBN disusun, program ini dapat segera dilaksanakan dengan efisiensi yang lebih tinggi," tambahnya.

Rahmat Pambudy juga telah disebut dalam daftar yang viral di media sosial terkait kemungkinan menjadi menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran. Meskipun demikian, ia belum berani memastikan secara pasti bahwa ia akan menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan, Gizi, dan Pembangunan Manusia.

"Pasti akan ada nanti (sektor utama untuk makan bergizi gratis). Pokoknya secepat mungkin, saya tidak bisa mengatakannya. Saya tidak bisa bicara tentang hal itu. Saya tahu, tetapi saya tidak boleh membicarakannya," tegasnya.

Reporter : Nattasya
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018