Tuesday, 18 August 2026


Terima Margin Fee 7 Persen, Bulog Optimis Tahun ini Raup Untung

04 Aug 2026, 10:01 WIBEditor : Yulianto

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani saat Tasyakuran dan Doa Bersama atas beberapa keberhasilan Bulog selama ini yang berlangsung di Gedung Bulog, Jakarta, Senin (3/8) malam.

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pemerintah akhirnya mengetok palu memberikan margin fee dari penugasan mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 7 persen. Dengan adanya margin fee tersebut, Perum Bulog optimis neraca keuangan pada akhir tahun akan positif mencapai Rp 1,14 triliun.

Persetujuan pemerintah memberikan margin fee 7 persen setelah terbitnya Peraturan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 7 Tahun 2025 Tentang Komponen Biaya Pembentuk Harga Pembelian Cadangan Beras Pemerintah, Cadangan Jagung Pemerintah, dan Cadangan Kedelai Pemerintah. Perbadan tersebut diterbitkan pada 29 Juli 2026.

“Usulan untuk mendapatkan margin fee dari pengelolaan CBP ini sudah sejak lama. Alhamdulillan, Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional telah menandatangani Perbadan-nya,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani saat Tasyakuran dan Doa Bersama atas beberapa keberhasilan Bulog selama ini yang berlangsung di Gedung Bulog, Jakarta, Senin (3/8) malam.

Dengan margin fee 7 persen tersebut, Rizal mengungkapkan, Bulog akan mendapatkan nilai Rp 978/kg atau naik dari sebelumnya yang hanya Rp 50/kg. Hasil hitungan, diperkirakan pada akhir tahun neraca keuangan Bulog akan positif. “Estimasi kita bisa mencapai Rp 1,14 triliun,” ujarnya.

Bahkan jika ditambahkan hasil pemasaran berbagai produk Bulog, Rizal optimis akan lebih tinggi lagi, diperkirakan akan mencapai Rp 2 triliun. “Ini semua karena kerja bersama, kerja keras kita semua. Insha Allah merupakan nilai ibadah yang direstui Allah Swt,” katanya.

BACA JUGA : Dapat-Keringanan-Suku-Bunga-Bulog-bakal-Hemat-Rp-107-T

Sesuai Peraturan Bapansa tersebut, margin atas penugasan penyelenggaraan CBP digunakan dalam rangka meningkatkan efektivitas kinerja Perum BULOG. Diantaranya, untuk menjaga stok CBP yang aman dan berkualitas, stabilisasi harga, melindungi kepentingan petani dan penguatan infrastruktur.

Rizal mengatakan, penguatan kondisi keuangan tersebut akan kami kembalikan untuk semakin meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. BULOG akan menambah dukungan terhadap biaya operasional pemeliharaan gudang, memperkuat sistem penyimpanan komoditas pangan. Selain itu juga untuk menambah sumber daya manusia yang bertugas dalam pengawasan mutu (Quality Control) di seluruh rantai penugasan.

“Dengan profit yang akan kita dapatkan tersebut, Bulog wajib meningkatkan kualitas dan pelayanan kemasyarakat. Kami, Bulog berkomitmen memberikan yang terbaik ke masyarakat di seluruh Indonesia, dari mulai perawatan, pemeliharaan, penyaluran dan peningakatan kualitas beras,” tuturnya.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh komoditas pangan yang dikelola dan disalurkan BULOG tetap memenuhi standar kualitas, aman dikonsumsi, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Rizal berjanji dengan profit yang didapatkan tersebut, dirinya berjanji pada Hari Kemerdekaan, 17 Agustus nanti akan memberikan tambahkan IKP (Insentif Kinerja Perusahaan) kepada karyawan Bulog.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018