
Dengan sumberdaya manusia generasi millenial yang responsif terhadap teknologi, Indonesia optimis menjadi negara kuat di 2045
TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Harapan Indonesia untuk menjadi bagian dari negara dengan ekonomi terkuat di dunia di tahun 2045 harus dipandang menjadi sebuah optimisme. Namun, perlu beberapa syarat yang harus dipenuhi menuju kesana.
"Saya akui landscape sosial, ekonomi bahkan politik dunia sekarang terus berubah tetapi saya meyakini apabila stabilitas politik kita baik, stabilitas keamanan kita baik, pembangunan ini akan terus berjalan," tutur Presiden RI, Joko Widodo memotivasi ribuan millenials dalam acara Green Fest 2019, Kamis (31/1).
Lebih lanjut Presiden Jokowi menjelaskan untuk menjadi negara dengan ekonomi terkuat di 2045, setidaknya ada tiga persyaratan yang harus dipenuhi.
Mulai dari infrastruktur, sumberdaya manusia dan riset and development (RND) yang harus terus didorong untuk menjadi besar.
"Memang perlu tahapan-tahapan dan akan kita lakukan terus. Lima tahun ke belakang kita terus tingkatkan infrastruktur besar-besaran, untuk menjadi fondasinya," tutur Presiden Jokowi.
Tahapan kedua adalah dengan mempersiapkan sumberdaya manusia (SDM) Indonesia yang mampu mengelola itu semua. "Ini bukanlah investasi instan, tetapi jangka panjang," tukasnya.
Penguatan research and development (RND) juga dilakukan simultan dengan penguatan SDM Indonesia. "Generasi millenial kita tergolong sangat responsif untuk mengadopsi teknologi," tuturnya.
Diakui Presiden Jokowi, kompetisi dan persaingan antar negara di masa depan akan semakin kuat. Tetapi, dengan optimisme dan kerja keras, masa depan Indonesia akan lebih baik.
"Jangan banyak mengeluh, jangan pesimistis. Ambillah peluang itu, tataplah dengan optimis. Masa depan akan jauh lebih baik," pesan Presiden Jokowi mengakhiri motivasinya.