Selasa, 23 April 2019


Dengan Bantuan Rp 44 Milyar, Jadikan Indramayu Unggul Sebagai Lumbung Pangan

23 Mar 2019, 15:26 WIBEditor : Gesha

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Momon Rusmono secara simbolis melakukan pelepasan truk bantuan untuk Indramayu | Sumber Foto:NATTASYA

Momon menambahkan jika kedaulatan pangan tidak akan bermakna apa-apa apabila tidak berujung pada kesejahteraan petani.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Indramayu --- Menjadi lumbung pangan nasional, Kabupaten Indramayu di tahun 2019 dikucurkan aneka bantuan senilai Rp 44 Milyar untuk menjadikan Indramayu unggul di bidang pertanian.

"Diawali dari Kabupaten Indramayu sebagai lumbung pangan nasional. Indonesia pun siap menjadi lumbung pangan dunia 2045," tutur Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Momon Rusmono di hadapan 5000 orang petani, santri milenial dan penyuluh serta pendamping desa di Pondok Pesantren As Salafiyah di Indramayu, Sabtu (25/3).

Namun, Momon menambahkan jika kedaulatan pangan tidak akan bermakna apa-apa apabila tidak berujung pada kesejahteraan petani.

Karena itu, pemerintah pusat terus berusaha untuk meningkatkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani dengan berbagai program.

"Di Indramayu ini ada produksi sekitar 1,8 juta ton di tahun. Dan masih bisa berpotensi untuk terus ditingkatkan. Kita lakukan dengan pendekatan modernisasi pertanian dengan mengoptimalkan dan memperbanyak alsintan," benernya.

Momon juga menyampaikan pentingnya peningkatan kesejahteraan petani, dan penurunan kemiskinan terutama masyarakat desa, karenanya Kementan meluncurkan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja), dengan memberikan 50 ayam/per keluarga untuk masyarakat pra sejahtera.

Dalam kunjungan kerja bertajuk 'Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019' tersebut, Kementan menyalurkan bantuan senilai total Rp 44 miliar yang sebagian besar anggaran disalurkan untuk benih terutama padi inbrida.

Benih hortikultura, tanaman perkebunan, domba dan ayam, hingga traktor juga diberikan sesuai kebutuhan petani.

Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono juga mengapresiasi kinerja pemerintah terutama Kementan dalam membantu petani baik dari segi infrastruktur baik rehabilitasi irigasi dan embung, alsintan, hingga kartu tani untuk akses bantuan, subsidi dan permodalan yang mudah dan tepat sasaran.

Asisten Daerah (Asda) Pemerintahan Kabupaten Indramayu Jajang Sudrajat juga mengapresiasi keberpihakan Kementan untuk menjadikan Indramayu Unggul di pertanian. 

"Indramayu optimis bisa meningkatkan produkai mencapai 1.8 juta ton. Dengan beragam bantuan yang sudah digulirkan," tuturnya.

Terkait dengan bantuan untuk menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat khususnya rumab tangga miskin (RTM), Jajang juga mengapresiasinya. 

"Diharapkan nanti keluarga pra sejahtera di Indramayu bisa mengecil sebab sudah diberikan sarana bantuan untuk mereka mandiri," tukasnya. 

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018