Wednesday, 21 October 2026


WBC pun Mengganas

30 May 2024, 12:54 WIBEditor : Yulianto

Petani sedang melakukan pengendalian hama penyakit

Serangan hama penyakit tanaman juga dilaporkan dibeberapa sentra produksi padi lainnya. Di Kabupaten Pandeglang dan Lebak, petani juga mengeluhkan adanya serangan OPT wereng batang cokelat (WBC).

Gerakan pengendalian dilakukan mencakup tiga desa di tiga kecamatan berbeda yaitu Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari; Desa Teluk, Kecamatan Labuan dan Desa Marga Jaya Kecamatan Cimarga.

Turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut tim BPTPH Banten, tim Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) Wilayah 2 Pandeglang, POPT pendamping, dan petani setempat. Sebagai tindak lanjut peningkatan populasi WBC di lapangan,

Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan memperkuat sinergi dengan Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) sebagai perpanjangan tangan di daerah, untuk mengintensifkan pengamatan dan memasifkan gerakan pengendaliannya.

POPT Pandeglang, Ratu Desi  menyatakan siap membimbing petani mengendalikan wereng. Bahkan pihaknya sudah mengarahkan petani untuk waspada terhadap populasi wereng dari umur tanaman muda agar populasinya tetap di bawah ambang kendali dan tidak meningkat, sehingga tidak mengakibatkan kerusakan pada pertanaman.

“Kami juga arahkan petani untuk rutin melakukan pengamatan saat populasi yang ada belum menyebabkan intensitas serangan, supaya dapat dilalukan upaya pengendalian yang tepat dan efektif,” kata Desi.

Menurutnya, gerakan pengendalian OPT yang difasilitasi pemerintah pusat ini tentunya hanya bersifat stimulan. Jadi, petani diharapkan dapat menduplikasinya untuk cepat tanggap melakukan pengendalian swadaya secara serentak dengan tujuan mengamankan pertanamannya.

Merespon hal ini, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menyatakan, gerakan pengendalian akan efektif jika semua pihak terkait saling bersinergi dengan tujuan yang sama yaitu menurunkan tingkat serangan dan mencapai target produksi pangan. “Kita itu lebih kuat jika kita bekerja sama. Kegiatan pengendalian hama di lapangan pun tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri,” katanya.

Suwandi menilai, untuk mengamankan pertanaman dari serangan OPT, jika hanya pemerintah pusat yang turun, maka tidak akan efektif. Pemerintah daerah pun harus turut aktif merangkul dan membersamai petani di setiap langkahnya dalam mengamankan pertanaman. “Harapannya petani kita semakin semangat dan termotivasi untuk menjaga produksi,” kata Suwandi

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018