Friday, 30 October 2026


Bupati Kenalkan Inpago di Lahan Kering Touna

29 Dec 2018, 10:22 WIBEditor : Gesha

Penanaman perdana oleh petani varietas Inpago 8 untuk meningkatkan produksi beras di Tojo Una-Una

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Ampana --- Provinsi Sulawesi Tengah terus didorong produksinya oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melui ekstensifikasi di lahan kering. Tak kehilangan momen, Bupati Tojo Una-Una (Touna) mulai memperkenalkan Inpago.

Dalam sambutan, Bupati Touna Mohammad Lahay menyampaikan, Kabupaten yang dipimpinnya sedang berupaya meningkatkan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata sebagai penyokong sumber pendapatan utama Kab. Touna. 

"Sektor pertanian memberikan kontribusi yang tertinggi yaitu 33,98 persen dari pendapatan daerah. Dan diharapkan akan terus meningkat karena potensinya yang cukup besar", ujar Lahay. 

Tahun 2018 ini dari lahan sawah existing seluas 680 ha dan sudah ditingkatkan 221 persen menjadi 1.800 ha.

Sementara potensi lahan kering sekitar 38 ribu ha masih belum digarap secara optimal. 

Pengembangan padi gogo di lahan kering diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan menyumbang keberhasilan program pemerintah dalam rangka pencapaian swasembada beras di Kab.Touna.

Pada acara ini Bupati Lahay juga melakukan tanam perdana padi gogo varietas Inpago 8 di lahan kering, dan menyerahkan alsintan berupa traktor roda 4, combine harvester, dan alat tanam bantuan dari Menteri Pertanian kepada kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Kabupaten Tojo Una Una Muhammad Nur Rahmat, mengatakan pihaknya telah melaksanakan perbanyakan benih padi gogo varietas Inpago 8 sebanyak 2 ton.

Diharapkan benih yang disediakan dapat mencapai jumlah 228 ton. Sementara kebutuhkan benih untuk Kab. Touna adalah 112 ton, sehingga surplus benih padi gogo. 

"Ke depan target kami selain sebagai sentra benih padi ladang, Kab. Touna juga dapat menutupi defisit beras 13 ribu ton atau menghemat 133 milyar rupiah", kata Rahmat. 

Untuk diketahui, Kebutuhan beras Kabupaten Tojo Una Una sebesar 20 ribu ton, sedangkan produksi saat ini hanya 7 ribu ton.

Inilah Inpago 8

Varietas padi ladang Inpago mulai dikembangkan di Kabupaten Tojo Una Una pada tahun 2018.

Benih Inpago 8 yang berasal dari BB Padi telah diperbanyak oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tojo Una Una dengan melibatkan Balai Benih setempat atas inisiasi Penanggungjawab Provinsi Sulteng Upsus Pajale, Prof. Dedi Nursyamsi dan BPTP Sulteng.

Inpago Varietas Inpago 8 merupakan salah satu varietas inbrida yang dikhususkan untuk lahan kering dan memiliki potensi yang cukup tinggi di atas 6 ton per hektar.

Varietas padi gogo Inpago 8 merupakan salah satu varietas padi gogo unggulan dari Badan Litbang Pertanian yang telah dikembangkan Kementan di beberapa Provinsi.

Potensi yang dimiliki varietas Inpago sangat menjanjikan, karena varietas padi gogo lainnya hanya memiliki produktivitas rata-rata di bawah 6-7 ton per hektar.

Selesai melaksanakan tanam perdana, Bupati Lahay berkesempatan meresmikan Kantor BPP Kecamatan Ampana Kota dalam rangka mengoptimalkan dan meningkatan kinejra para penyuluh lapang di Kab. Touna. 

Selain Bupati, kegiatan Ekstensifikasi Tanaman Padi pada Lahan Kering juga dihadiri Penanggungjawab Provinsi, Upsus Pajale, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Muspida, Ka. BPTP Sulteng, Kelompok Tani, dan Babinsa se Kecamatan Ampana Kota. 

 

Reporter : Budi H
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018