
Gerakan panen padi di Kaltim
TABLOIDSINARTANI.COM - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan gerakan panen padi dan menggenjot produksi padi lahan kering atau padi gogo.
“Tahun 2019 ini in sya Allah produksi padi kita akan naik. Startegi kita adalah menggenjot produksi padi lahan kering,” kata Kepada Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Dr. H Ibrahim kepada Sinar Tani di sela sela Gerakan Panen Padi di Tenggarong, Kutai kartanegara (2/4).
Agar Kaltim bisa swasembada beras, sejumlah upaya dilakukan Provinsi Kaltim. “Di Kaltim ini sawah irigasinya hanya 14 persen, strategi kita adalah menggalakkan padi ladang dan pemanfaatan lahan kering,” tambah Ibrahim.
Pencetakan sawah baru dilakukan dengan mengajak perusahaan swasta untuk mencetak lahan sebagai kepedulian mereka terhadap swasembada pangan dan kesejahteraan petani. “Di Berau sudah ada perusahaan swasta yang mencetaks awah 100 ha untuk petani,” jelasnya.
Pada tahun 2019, melalui APBN 2019, Kaltim mendapat dana pengembangan padi seluas 29.540 ha, berupa pengembangan padi gogo/ lahan kering, padi inbrida dan tumpeng sari padi dan jagung.
Dengan dana APBD, Kaltim juga menggenjot produksi padi lahan kering melalui program pengembangan Kawasan padi lokal dengan bantuan herbisida sebanyak 3.500 ha dan pengembangan padi sawah dan padi gogo seluas 15 ribu ha.