Kamis, 09 Februari 2023


Tingkatkan Kompetensi, Penyuluh Ikuti Pelatihan PLEK IPDMIP  

29 Nov 2022, 11:21 WIBEditor : Yulianto

Kegiatan pelatihan PLEK di BBPP Ketindan | Sumber Foto:BBPP Ketindan

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Untuk meningkatkan komptensi, penyuluh dan staf lapangan di Kabupaten Jember dan Kediri mengikuti pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan (PLEK) Tingkat Lanjut. Mereka merupakan Angkatan I Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan dan dibuka Kepala Balai BBPP Ketindan Sumardi Noor. Kegiatan PLEK Tingkat Lanjut dilaksanakan selama 3 hari diikuti 29 peserta yang berasal dari Kabupaten Jember dan Kediri.

Dalam sambutan pembukaan, Sumardi Noor mengatakan, pencapaian swasembada beras tahun ini merupakan capaian yang membanggakan dan merupakan hasil dari kerja keras semua pihak. Karena itu, hasil capaian swasembada ini harus diikuti dengan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Salah satu upaya yang kita lakukan dengan meningkatkan literasi keuangan bagi petani,” katanya. Literasi keuangan lanjut Sumardi, akan mendorong petani dapat menentukan dan memanfaatkan produk keuangan, sehingga akan mendorong kesejahteraan masyarakat dan pengurangan kesenjangan yang dapat menurunkan tingkat kemiskinan.

Sumardi berharap, melalui Pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan (PLEK) bagi Penyuluh dan Staf Lapangan Tingkat Lanjut ini penyuluh dapat mendiseminasikan dan meningkatkan tingkat literasi keuangan petani di wilayah binaannya masing-masing.

Berdasarkan rekapitulasi hasil evaluasi penyelenggaraan pelatihan yang dilaksanakan diperoleh hasil evaluasi penguasaan/pemahaman materi sebanyak 2 orang (6,89 persen) peserta menyatakan sangat menguasai  dan 20 orang (68,97 persen) peserta menyatakan menguasai. Sementara, 7 orang (24,14 persen) menyatakan cukup menguasai.

Sedangkan rekapitulasi evaluasi peserta terhadap penyelenggaraan pelatihan sebanyak 27 orang (93,10 persen) menyatakan sangat baik dan 2 orang (6,90 persen) menyatakan baik. Untuk hasil rekapitulasi evaluasi kemajuan berlatih dari hasil pretest-posttest yang dilakukan diperoleh hasil kemajuan berlatih yang mengalami kenaikan sebesar 48.46 atau 103,37 persen.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menegaskan bahwa sektor pertanian harus selalu digenjot produktivitasnya. Program-program yang sedang dijalankan Kementerian Pertanian harus dimaksimalkan oleh petani, penyuluh pertanian dan insan pertanian lainnya,” katanya.

Program IPDMIP akan memberi manfaat bagi kepentingan masyarakat perdesaan khususnya di daerah irigasi. Pendapatan petani harus terus naik, sehingga kesejahteraan petani juga meningkat.

Sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor pengungkit produktivitas pertanian. Karena itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan, Program IPDMIP harus mampu mendorong proses transformasi dari sistem pertanian tradisional menjadi modern. Untuk mewujudkan hal itu, SDM-nya harus kompeten terlebih dahulu.

Reporter : Adhis Millia/ Yeniarta
Sumber : BBPP Ketindan
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018