
YESS PPIU Jabar melakukan verifikasi usaha
TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor – Dalam langkah penting menuju fase akhir Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), PPIU Jawa Barat akan mengarahkan penerima manfaat YESS untuk masuk klaster Pertanian.
Kementerian Pertanian bekerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) meluncurkan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) untuk menciptakan wirausaha milenial yang tangguh dan berkualitas.
Program ini bertujuan untuk mendorong regenerasi di sektor pertanian, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di pedesaan, dan menambah jumlah wirausaha muda dalam bidang pertanian.
Dengan demikian, pertanian diharapkan menjadi lapangan kerja yang menarik, prospektif, dan menguntungkan, serta dapat mengurangi angka pengangguran dan mengatasi urbanisasi.
Program yang dimulai pada 2019 ini akan berakhir pada 2025 mendatang. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah berani untuk memastikan kesuksesan dan keberlanjutan inisiatif ini hingga akhir masa program.
Project Manager Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) di Provinsi Jawa Barat, Aminuddin baru-baru ini mengungkapkan langkah signifikan dalam program ini.
“Sebagai penutup dari Program YESS, sebanyak 73 ribu penerima manfaat di Jawa Barat akan dipusatkan dalam berbagai klaster,” sebutnya.
Untuk diketahui, Program YESS PPIU Jabar kini tengah mengelompokkan klaster agribisnis dari hulu hingga hilir.
Inisiatif ini dirancang untuk mempermudah petani muda dalam mendistribusikan produk mereka dan memperoleh bahan mentah yang diperlukan untuk produksi.
“Dengan 26 klaster pertanian yang telah dibentuk di wilayah Jawa Barat, program ini bertujuan untuk mengembangkan sektor pertanian dari hulu hingga hilir, “ jelasnya.
Sehingga, Klaster-klaster ini diharapkan menjadi pusat inovasi dan pengembangan usaha pertanian yang terintegrasi, memfasilitasi pertumbuhan yang berkelanjutan dan efisien.
Aminuddin menjelaskan pada tahun 2025, Program YESS akan memasuki fase baru dengan kerja sama yang lebih intensif dengan pemerintah daerah.
Tujuannya adalah untuk mengelola dan melanjutkan pengembangan program ini, khususnya dalam menciptakan generasi petani muda yang siap menghadapi tantangan pertanian modern.
“Alhamdulillah, pengelolaan dan penciptaan regenerasi petani di lima kabupaten yang menjadi fokus Program YESS telah resmi diambil alih oleh pemerintah daerah,” kata Aminuddin. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan kelangsungan dan keberlanjutan program.
Dalam hal pengelolaan, program ini juga mendukung Business Development Service Providers (BDSP) seperti Balai Penyuluhan Pertanian atau P4S.
BDSP akan berperan sebagai pusat pelatihan dan pengembangan, sementara klaster-klaster pertanian akan dibina oleh dinas pertanian setempat.
Dengan demikian, semua elemen dalam ekosistem pertanian, mulai dari pelatihan hingga pengelolaan, akan terkoordinasi dengan baik untuk mendukung keberhasilan petani muda di Jawa Barat.
Dengan berbagai inisiatif ini, Program YESS tidak hanya mempersiapkan masa depan pertanian di Jawa Barat tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani muda yang akan menjadi motor penggerak sektor pertanian ke depan.



