Selasa, 19 Maret 2019


Hanya di Polbangtan, Masuk jadi Mahasiswa, Lulus jadi Pengusaha

08 Jan 2019, 10:24 WIBEditor : Gesha

Masuk menjadi mahasiswa, lulus kemudian menjadi pengusaha | Sumber Foto:POLBANGTAN BOGOR

Jika pertanian dipandang bisnis itu, banyak peluang kerja dan peluang usaha. Karenanya, masuk jadi mahasiswa Polbangtan dan saat lulus menjadi pengusaha.

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Hingga saat ini, kaum muda masih mengganggap pertanian identik dengan kotor-kotoran. Padahal, pertanian jika dipandang menjadi bisnis akan mendatangkan banyak peluang. Melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), mindset tersebut diubah menjadi lebih menyenangkan dan tentu saja prospektif.

"Jika pertanian dipandang sebaga bisnis, banyak peluang kerja dan peluang usaha yang bisa diambil bagi pelakunya," tutur Direktur Polbangtan Bogor, Siswoyo ketika ditemui tabloidsinartani.com di Polbangtan Bogor, Selasa (8/1).

Dirinya memaparkan bahwa selama manusia masih butuh makan, selama itu pula pertanian prospektif untuk digeluti. "Orang butuh makan, siapa yang menyediakan itu semua dan pasarnya jelas. Untuk bisa menjadi beras, perlu benih maka ada usaha perbenihan dan penangkar benih. Hortikultura misalnya untuk budidaya sayuran, disamping budidayanya bisa diusahakan juga benih/bibit hortikultura. Belum lagi usaha kuliner dalam bentuk beragam olahan pertanian," beber Siswoyo.

Tak hanya berupa agro input (budidaya) semata, peluang pemasaran, olahan bahkan konsultan pertanian bisa menjadi peluang usaha yang tidak main-main.

Peluang bisnis pertanian juga tidak berbatasan dengan satu dua komoditas, sarana pendukung seperti alat dan mesin pertanian juga bisa menjadi peluang yang menggiurkan. "Bisa menjadi pengusaha penyedia alat dan mesin pertanian. Atau menjadi pengusaha jasa alsintan," tambahnya.

Peluang bisnis seperti itulah yang harus diracuni pada generasi muda Indonesia sehingga pandangan pertanian menjadi menarik bagi mereka.

Sebagai institusi pendidikan di sektor pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) melakukan perubahan mindset pada mahasiswanya yang kini berasal dari latar belakang beragam. "Di sekolah ini dilatih dan menciptakan wirausahawan muda, dibuka wawasannya sehingga begitu lulus mahasiswa sudah tahu mau menekuni apa," tutur Siswoyo.

Dengan pendidikan vokasi, mahasiswa sudah dibiasakan di lingkungan pertanian diluar kampus. "Kita dekatkan mereka dengan dunia industri dan dunia usaha. Sehingga mereka bisa melihat sendiri bagaimana peluang bisnis pertanian di dunia nyata. Jika mereka ingin jadi wirausahawan, mereka jadi tahu spesifikasi produk yang diharapkan dunia industri. Sehingga produk pertanian mereka bisa diterima industri," beber Siswoyo.

Tak hanya wawasan, mahasiswa Polbangtan juga dilengkapi dengan kompetensi pertanian sehingga menjadikan mereka sebagai sumberdaya manusia (SDM) Pertanian yang mumpuni dan menjadi roda penggerak pertanian Indonesia di masa depan.

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018