Selasa, 21 Mei 2019


Jreng jreng jreng ... Tes CAT PPPK Dimulai Hari Ini

23 Peb 2019, 10:47 WIBEditor : Gesha

Peserta PPPK di Aceh Timur | Sumber Foto:Nur Fajar

Pelaksanaan CAT PPPK bagi Penyuluh Pertanian dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia hingga 24 Februari 2019

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Pendaftaran dan validasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah ditutup 20 Februari 2019. Bagi yang sudah masuk seleksi, langkah selanjutnya adalah tes Computer Assisted Test dengan menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (CAT UNBK).

Hari ini, Sabtu (23/2) hingga Minggu (24/2) peserta PPPK sedang dag dig dug karena akan menghadapi tes CAT untuk PPPK.

Mengingat, perekrutan ASN melalui skema PPPK menjadi solusi bagi tenaga non PNS dan menjadi harapan bagi THL-TBPP.

Untuk Penyuluh Pertanian syarat yang harus dipenuhi agar dapat mengikuti CAT UNBK adalah mempunyai kualifikasi pendidikan minimal SMK bidang pertanian atau SLTA plus sertifikasi di bidang pertanian.

Pelaksanaan CAT PPPK bagi Penyuluh Pertanian dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Sebanyak 11.809 dari 14.944 pelamar yang telah lulus dari  verifikasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan mengikuti test.

Sebanyak 340 kabupaten/kota dan 20provinsi akan melaksanakan CAT di beberapa Sekolah Menangah Atas di Indonesia. 

Dalam pelaksanaannya, CAT UNBK terbagi menjadi 2 (dua) sesi, yaitu sesi pertama adalah manajerial dan sosio kultural dan sesi kedua adalah wawancara kedua.

Waktu yang diberikan untuk sesi pertama sebanyak 120 menit dan sesi kedua 20 menit dengan jeda waktu antara sesi pertama dan kedua selama satu menit.

Soal-soal yang diberikan menggunakan sistem random dan setiap peserta tes dipastikan tidak akan mendapatkan soal yang sama. 

Adapun tahapan-tahapan yang akan dilakukan oleh BKN dan Pemerintah Daerah setelah tes adalah pengolahan nilai pada tanggal 25 sampai dengan 28 Februari 2019 dan pengumuman hasil secara serentak pada tanggal 1 Maret 2019.

Diharapkan seluruh peserta dapat lulus seratus persen sesuai dengan formasi agar kuota Penyuluh Pertanian dapat terpenuhi guna kelangsungan hidup pembangunan pertanian. 

Reporter : Nur Fajar
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018