Sabtu, 24 Agustus 2019


Penyuluh : Pelatihan dan Penyuluhan Jadi Terarah di Posluhdes

17 Jul 2019, 20:42 WIBEditor : Gesha

Petani merasakan manfaat dari adanya Posluhdes di daerahnya | Sumber Foto:ARIFULLAH

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Serang --- Semangat untuk meningkatkan kemampuan petani di desa sangat terasa lebih terarah jika dilakukan di Pos Penyuluhan Perdesaan (Posluhdes). Petani menjadi lebih fokus dan komunikasi pun lebih lancar karena mendapatkan informasi dari penyuluh.

"Posluhdes Alang-Alang ini akan kami jadikan sebagai tempat pendidikan dan pelatihan bagi petani dan pelaku usaha dari sekitar wilayah kami. Bahkan kami siap menerima apabila ada tamu dari luar yang datang untuk studi banding ke wilayah kami," tutur penyuluh pertanian dari BPP Kecamatan Tirtayasa, Arifullah kepada tabloidsinartani.com.

Arifullah menambahkan Posluhdes sendiri merupakan amanat dari Undang-Undang No 16 / 2006 dan menjadi unit kerja non struktural yang dibentuk dan dikelola secara partisipatif oleh pelaku utama dalam kegiatan ditingkat desa atau kelurahan.

Posluhdes ditumbuhkan dari inisiatif petani agar dapat membangkitkan rasa percaya diri, kebersamaan, gotong-royong dan kesadaran akan potensi individu serta masyarakat desa untuk membangun masa depannya.

Ketua Posluhdes Alang-Alang, Jarnudi menuturkan posluhdes tersebut terbentuk pada tahun 2018 lalu dengan tujuan untuk pengembangan potensi agrowisata. "Memang atas dorongan motivasi dan pembinaan dari penyuluh pertanian, kami selaku pengurus posluhdes sangat termotivasi sekali untuk pengembangan agrowisata tersebut," tuturnya.

Di Desa Alang-Alang, Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, Posluhdes biasa digunakan oleh 5 poktan dan 1 gapoktan untuk saling berkomunikasi serta berinteraksi. "Kegiatan yang sudah berjalan adalah demplot sayuran dan perikanan. Semuanya dilakukan swadaya atau dengan bantuan dari berbagai pihak," tuturnya.

Memang, untuk meningkatkan peran Posluhdes dalam memberikan pelayanan di desa perlu dilakukan upaya pengembangan dan peningkatan kapasitas posluhdes baik secara mandiri maupun mendapat bantuan dari berbagai pihak termasuk pemerintah.

Terbaru, Posluhdes melakukan pelatihan pertanian bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang, tentunya dengan pendampingan oleh penyuluh pertanian setempat yang melibatkan pelaku utama sebagai peserta pelatihan.

"Kegiatan pelatihan yang sedang dilaksanakan saat ini adalah tindak lanjut dari proposal yang diajukan ke Kementrian Tenaga Kerja terkait kegiatan posluhdes yang sedang kami lakukan," tuturnya.

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018