Sabtu, 14 Desember 2019


Penyuluh Pertanian di Surabaya, Mulai Uji Kompetensi Gunakan CAT

08 Agu 2019, 17:18 WIBEditor : Gesha

Sebelum melakukan uji kompetensi dengan CAT, penyuluh pertanian diberikan pembekalan tentang Penyuluhan Pertanian | Sumber Foto:HUMAS PUSLUHTAN

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Surabaya -- Pertengahan Agustus ini, penyuluh pertanian di beberapa daerah mulai melakukan uji kompetensi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Kegiatan uji kompetensi dibeberapa Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) diantaranya Makasar, Medan, D.I. Yogyakarta, Surabaya,Banjarmasin dan BKN Pusat Jakarta.

"Pelaksanaan uji kompetensi wajib diikuti oleh Fungsional Rumpun Ilmu Hayati Pertanian (RIHP). Sesuai dengan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil," beber perwakilan Biro Organisasi dan Kepegawaian, Kementerian Pertanian, Ir. Nurwahidah,M.Si ketika membuka Uji Kompetensi di Kantor Regional II Surabaya, Senin (5/8).

Sebelum pelaksanaan uji kompetensi peserta mengikuti Bimbingan Teknis oleh Tim Penguji Pusat. Khusus untuk Fungsional penyuluh pertanian diberikan pembekalan terkait tugas dan fungsi Penyuluh Pertanian serta Metodologi Penyuluhan Pertanian. 

Sedangkan di hari kedua, Selasa (6/8) sebelum pelaksanaan ujian kompetensi yang bertempat di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, peserta diberikan pembekalan tentang mekanisme dan tata cara dalam mengoperasionalkan komputer dan pelaksanaan ujian kompetensi dengan sistem CAT , sebagai pengawas dalam pelaksanaan ujian dari BKN Surabaya.

Pelaksanan ujian dengan sistem CAT dilakukan bagi para Penyuluh Pertanian yang akan naik jenjang jabatan setingkat lebih tinggi, alih kelompok, inpassing, dan ataupun bagi mereka yang pertama kali dalam jabatan fungsional.

Peserta uji kompetensi di Kanreg II Surabaya ini berasal dari wilayah Provinsi Jawa Timur, Bali dan NTT. Kurang lebih ada 124 orang terdiri dari Rumpun Ilmu Hayat Pertanian (RIHP) jabatan fungsional lingkup Kementerian Pertanian. Khusus jabatan fungsional penyuluh pertanian sebanyak 19 orang.

Dalam pelaksanaanya Peserta sangat antusias dalam mengikuti proses ujian. Peserta ujian tersebut sesuai usulan dari pemerintah daerah masing-masing dan telah dinyatakan memenuhi persyaratan secara administrasi.

Pelaksanaan uji kompetensi sistem CAT ini untuk pertama kali dilaksanakan. Sebagai Aparatur Sipil Negara, penyuluh Pertanian diberi hak serta kewajiban secara penuh oleh pejabat yang berwenang dan agar terus ditingkatan kompetensinya baik yang di pusat maupun di daerah.

Reporter : Suwarna
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018