Friday, 25 September 2020


Temu Profesi Penyuluh, Siap Hadapi Penyuluhan Era Industri 4.0 di Sulteng

13 Sep 2019, 06:23 WIB

Temu Profesi Penyuluhan di Sulteng | Sumber Foto:Istimewa



TABLOIDSINARTANI.COM - Sebagai jabatan profesi Penyuluh Pertanian merupakan mempunyai tugas dengan membutuhkan keahlian dan penguasaan terhadap suatu khusus serta memiliki kode etik khusus untuk bidang profesi penyuluh pertanian.

"Selain itu, Penyuluh pertanian merupakan jabatan fungsional termasuk dalam RIHP,  memiliki ruang lingkup tugas, tanggungjawab, dan wewenang penyuluhan pertanian yang diduduki oleh ASN PNS yang diberi hak serta kewajiban secara penuh oleh pejabat yang berwenang," kata Joko Samiyono dari Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian pada Temu Profesi yang dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan PEDA pada tanggal 12 September 2019 di BPP Kwar'a Kecamatan Lembo-Kabupaten Morowali Utara-Sulawesi Tengah. Pesertanya sebanyak kurang lebih 100 orang terdiri dari pelaku utama/pelaku usaha dan penyuluh pertanian perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Hadir sebagai narasumber dari Kementerian Pertanian-Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Penyuluhan Pertanian Joko Samiyono dan Kepala Sub Bidang Kelembagaan Penyuluhan Pertanian Purwanto. Sebagai ASN penyuluh pertanian wajib mendampingi dan mengawal program pembangunan pertanian untuk mewujudkan lumbung pangan dunia 2045 dengan meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas strategis unggulan, oleh karena itu Penyuluh Pertanian harus melek teknologi.


Untuk mendukung program tersebut, dalam menghadapi era industri 4.0 penyuluh pertanian juga harus terus meningkatkan kapabilitas, dan harus terus meng update teknologi dan informasi agar menjadi sosok Penyuluh Pertanian handal harus luar biasa dalam bekerja.

Oleh karena itu, penyuluh pertanian tidak hanya mentransfer teknologi di hulu saja tetapi harus membina petani mulai dari hulu sampai hilir agar dalam berusaha tani petani mampu melakukan processing sampai dengan packaging dan pemasaran (informasi pasar, menguasai pasar dan sumber-sumber akses permodalan) dengan demikian petani mampu berdaya saing dan mandiri dalam berusahatani, sehingga petani sejahtera. Penyuluh Pertanian Handal Petani Sejahterah.

Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018