Wednesday, 21 October 2026


UPJA Berprestasi untuk Kemajuan Mekanisasi Pertanian

13 Feb 2019, 11:13 WIBEditor : Yul

Pemberian hadiah dilakukan Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution disaksikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, Perwakilan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), Steph

TABLOIDSINARTANI.COM, BARITO KUALA -- Mekanisasi pertanian yang Kementerian Pertanian gulirkan sejak 4 tahun lalu berdampak signifikan terhadap berkembangnya usaha unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) yang didirikan gabungan kelompok tani (Gapoktan). Bahkan, keberadaannya di sejumlah daerah tak sedikit yang memiliki kinerja cukup apik karena mampu mengoptimalisasikan mekanisasi pertanian bantuan pemerintah.

Bahkan UPJA yang berkinerja mantul (mantap betul) tersebut ada yang melakukan ekspansi usahanya dengan membeli alsintan secara swadaya. Sebagian UPJA lainnya terus berkiprah membantu petani memanfaatkan alsintan untuk mewujudkan pertanian Indonesia lebih modern.

Untuk mengembangkan penggunaan alsintan ke petani, sejumlah UPJA pun menggandeng penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa dan dinas terkait di daerah. Kolaborasi yang cukup bagus tersebut akhirnya membuahkan hasil gemilang terhadap enam UPJA pada puncak Hari Pangan Nasional (HPN) ke-38, di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Mereka diganjar sebagai UPJA berprestasi dan berkinerja cukup bagus.

Pemberian hadiah langsung dilakukan Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution yang disaksikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, Perwakilan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), Stephen Rugards, dan sejumlah tamu undangan.

Adapun keenam UPJA yang mendapat hadiah alsintan antara lain, UPJA Tani Mandiri (Kab. Sikka, Nusa Tenggara Timur) sebagai UPJA Berprestasi Pertama yang berhak mendapat hadiah combine harvester (1 unit) dan traktor roda empat (1 unit.).

Kemudian, UPJA Amanah Jaya (Kab. Banyuasin, Sumsel) sebagai UPJA berprestasi kedua yang berhak mendapat hadiah combine harvester (1 unit), traktor roda dua (1 unit) dan pompa air (1 unit). Sedangkan UPJA Karya Bersama ( Kab. Demak, Jateng) sebagai UPJA berprestasi ketiga mendapat hadiah combine harvester (1 unit) dan traktor roda dua (satu unit).

Sementara UPJA Rina Karya (Kab. Sigi, Sulawesi Tengah) sebagai UPJA berprestasi keempat yang mendapat hadiah combine harvester (1 unit) dan pompa air (1 unit). Kemudian, UPJA Mandiri (Kab. Way Kanan, Lampung) sebagai UPJA berprestasi kelima mendapat hadiah traktor roda empat (1 unit) dan pompa air (1 unit). Sedangkan UPJA Berkah Bersama (Kab. Banjar, Kalsel) sebagai UPJA berprestasi keenam mendapat hadiah traktor roda empat (1 unit).

Manager UPJA Mandiri, Rasid Wahyono mengaku sangat bangga UPJA yang dikembangkan di Lampung bisa masuk sebagai salah satu nominasi UPJA berprestasi dan berkinerja cukup bagus. “Setelah kami melakukan presentasi dihadapan tim evaluasi kinerja UPJA Kementan, Alhamudillah kami bisa lolos sebagai salah satu dari enam UPJA berprestasi,” tutur Rasid.

Dengan prestasi ini UPJA Mandiri akan terus mengembangkan alsintan ke petani. Sebab, penggunaan alsintan bukan hanya lebih efektif tapi juga akan efisien. Penggunaan alsintan juga berdampak positif terhadap peningkatan produksi dan produktivitas tanaman petani.

Sebagai salah satu pemenang UPJA Berprestasi, Rasid mengaku sangat bahagia menerima hadiah alsintan dari Kementan. “Kami bersyukur terpilih sebagai UPJA berprestasi tahun ini dan kami juga senang mendapat hadiah alsintan dari Kementan. Rencananya, hadiah dari Kementan ini akan kami manfaatkan untuk pengembangan olah tanah di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung,” papar Rasid.

Reporter : Idt
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018