Thursday, 22 October 2026


Catatan dari Silaturahim PWRI Kementerian Pertanian

01 Sep 2021, 17:22 WIBEditor : Yulianto

Silaturahim PWRI

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kementerian Pertanian, menyelenggarakan acara Silaturahmi PWRI Kementan dengan topik Kiprah dan Program Kerja PWRI Pertanian tahun 2021 pada 28 Agustus 2021 yang dilaksanakan secara daring. Banyak catatan dari kegiatan tersebut.

Kegiatan ini menjadi silaturahmi pertama untuk periode kepengurusan PWRI Pertanian, berdasarkan Keputusan Pengurus Besar PWRI No. 022/PB/2020, tanggal 27 Oktober 2020 yang ditanda tangani oleh Ketua Umum PB PWRI, Prof. Dr. Haryono Suyono dan Sekretaris Jenderal, Djoko Sidik Pramono.

Acara silaturahmi PWRI Kementerian Pertanian yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PWRI Pertanian, Soedjai Kartasmita, dimeriahkan dengan kehadiran Ketua Dewan Pembina/Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap PWRI Pertanian, dan menyampaikan beberapa  hal yang secara ringkas dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Mengajak PWRI Pertanian untuk bersama-sama membangun negeri ini agar dapat memenuhi kebutuhan negara, bangsa khususnya jajaran pertanian dan juga petani-petani Indonesia.

2. Indonesia memiliki alam yang bersahabat dengan pertanian, dimana dengan mengelola pertanian secara baik dan benar maka kehidupan bangsa dan rakyat kita pun akan menjadi baik.  Karena itu kita tidak boleh salah dalam mengelola dan mengembangkan pertanian ke depan karena pertanian merupakan sumber kehidupan yang dibutuhkan rakyat Indonesia setiap menit, bukan setiap jam, hari ataupun minggu dan bulan.

3. Pertanian kita sangat penting dan strategis dan merupakan pilar utama yang terkait dengan penyediaan makanan, penyediaan tanaman obat-obatan, penyediaan nutrisi, dan juga dalam menghadapi Covid-19. PWRI dapat eksis dalam menyumbangkan pikiran dan menjadi pelopor di tengah-tengah masyarakat, untuk dapat bersama-sama membangun dan mengembangkan pertanian menjadi hebat, menjadi petani yang keren, pertanian ke depan yang mandiri dan modern yang tidak boleh kalah dengan negara-negara lain.

4. Karena itu kami berharap PWRI dapat memberikan saran atau masukan dan bersama-sama dengan Kementerian Pertanian mengurus pertanian ke depan karena dalam membangun pertanian tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri tetapi terkait juga dengan kementerian /sektor lain. Banyak hal yang masih perlu diperbaiki ataupun disempurnakan dan mungkin masih banyak hal yang juga kurang, untuk itu jangan tinggalkan kami, beri kami masukan kebijakan apa ke depan yang harus Kementerian Pertanian lakukan.

5. Silaturahmi yang diselenggaran di bulan kemerdekaaan ini menjadi bagian yang sangat penting untuk melakukan kontempelasi maupun introspeksi terhadap apa yang sudah kita lalui, tantangan apa yang akan kita hadapi ke depannya serta langkah apa saja yang akan kita lakukan untuk perbaikan pertanian kita.

 6. Perlu kita ketahui bersama dalam satu tahun Covid-19 yang kita lalui ini kontribusi pertanian kita cukup besar yaitu pada tahun 2020 tumbuh sebesar 16,4 persen di saat sektor lain minus. Bahkan indikator ekspor tumbuh 15,4 persen. Tahun 2021 pertanian kita telah menembus merdeka ekspor di mana dalam 7 hari mencapai Rp 7,71 trilyun. Ini menunjukkan bahwa pertanian cukup kuat, oleh karena itu kita perlu kerja serius dan kerja fokus tidak berpura-pura.

Hadir pula Ketua Umum PB PWRI Bapak Prof DR Haryono Suyono, yang dalam sambutannya juga memberi apresiasi terhadap kinerja PWRI Pertanian, yang telah sejak lama bekerja sama khususnya dalam mengembangkan pertanian perkotaan.

Ketua Umum PWRI Pertanian Bapak Soedjai Kartasasmita, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Pertanian Bapak Syahrul Yasin Limpo beserta jajarannya, atas dukungan terhadap PWRI Pertanian, dan juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan Pembina yang merupakan Menteri dan Wakil Menteri Pertanian di masanya; Dewan Penasehat; serta semua jajaran pengurus. 

Acara ini dapat terlaksana atas kerja sama dengan beberapa donatur, dan keterbatasan ini menjadi tantangan bagi panitia untuk mengemasnya dalam beberapa penampilan sehingga peserta yang mengikuti akan merasa senang sekaligus memperingati HUT NKRI ke-76. Beberapa penampilan tersebut, yaitu penampilan Agriswara Angklung Indonesia Pimpinan Ibu Gayatri, Pembacaan Pusisi oleh Bapak Memed Gunawan dan Lagu Swasembada ciptaan Bapak Aziz Hidayat.

Rusman Heriawan, Wakil Menteri Pertanian periode 2011 – 2014 yang merupakan salah satu dari Dewan Pembina PWRI Pertanian juga menyampaikan kesannya terhadap penyelenggaraan acara Silaturahmi secara daring yang justru dapat menghadirkan banyak peserta, karena bisa diikuti dari tempat tinggal masing-masing.  Beliau menyampaikan saran agar pada kesempatan lain bisa diadakan pertemuan seperti ini dengan menghadirkan penceramah, misalnya mengenai topik kesehatan dll.

Mewakili peserta silaturahmi, Ahmad Mangga Barani menyampaikan apresiasinya bahwa pensiunan dapat mengadakan acara silaturahmi yang sangat istimewa, dan menyampaikan selamat atas kepemimpinan Bapak Soedjai beserta semua jajaran pengurus atas semangat dan kerja kerasnya.  Setelah pensiun harus tetap semangat berkarya.

Mantan Dirjen Tanaman Pangan, Sutarto Alimoeso juga menyampaikan apresiasi atas nama anggota PWRI Pertanian, bahwa kegiatan ini dapat menambah semangat, tetap sehat, panjang umur dan bermanfaat untuk sesama. Menurut penelitian terakhir, bahwa pada saat umur di atas 60 tahun, kerja sama otak kiri dan otak kanan menjadi lebih baik, sehingga bertindak lebih arif dan bijaksana serta dapat memberikan masukan dan saran untuk kepentingan umat manusia khususnya bangsa Indonesia.

Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, Zulkifli hadir secara daring mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian dan membacakan sambutan yang antara lain sebagai berikut :

1. PWRI merupakan wadah bagi para pensiunan untuk tetap memberikan sumbangan pemikiran demi kemajuan bangsa dan negara. Artinya  tidak ada kata berhenti dalam perjuangan. Usia lanjut bukan lah menjadi  halangan untuk berbakti pada nusa, bangsa dan negara.

2. Beliau selalu berharap kepada segenap pengurus dan anggota PWRI Kementerian Pertanian, untuk senantiasa memberikan sumbangan pemikiran dan menularkan ilmu atau pengalaman kepada para generasi penerusnya khususnya pemikiran serta pengalaman-pengalaman positif yang tentunya dapat memperbaiki, meluruskan dan memajukan pembangunan pertanian di masa mendatang. Sumbangsih dan peran yang Bapak/Ibu berikan akan sangat berarti bagi sektor pertanian.

3. Silaturahmni yang merupakan tradisi tahunan, terakhir dilaksanakan pada tanggal 29 – 30 Agustus 2019 yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pertanian dengan jumlah peserta yang mendaftar sekitar 850 orang.  Pada acara silaturahmi selalu ada acara penyerahan pensiunan baru, dan pada silaturahmi tahun 2021 ini Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian menyerahkan daftar pensiunan Kementerian Pertanian periode tahun 2020-2021 (sampai Agustus 2021), sebanyak 1.364 orang dengan rincian per masing-masing unit kerja sebagai berikut :

1. Sekretariat Jenderal                                : 107      orang

2. Inspektorat Jenderal                               : 18        orang

3. Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian     : 20        orang

4. Ditjen Tanaman Pangan                           : 37        orang

5. Ditjen Hortikultura                                  : 27        orang

6. Ditjen Perkebunan                                  : 129     orang

7. Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan   : 143     orang

8. Badan Litbang Pertanian                         : 547     orang

9. Badan PPSDMP                                      : 160     orang

10. Badan Ketahanan Pangan                     : 21        orang

11. Badan Karantina Pertanian                   : 155     orang

Jumlah                                                     : 1.364  orang

Kiprah PWRI Pertanian disampaikan Sekretaris Umum PWRI Bapak Subagio, sebagai berikut: 

1. Memperkenalkan Pengurus PWRI Pertanian periode 2020 – 2025.

 2. Mendukung Kebijakan Bapak Menteri Pertanian, dimana PWRI Pertanian memberikan kontribusi  dengan mengadakan FGD yang mengangkat tema “Antisipasi Perubahan Iklim dan Dampak Covid-19” yang diikuti oleh 5 Anggota Pembina PWRI Pertanian (Menteri Pertanian pada masanya), Ketua Umum PWRI Pertanian, Para Penasehat  dan Ketua Bidang PWRI Pertanian. Rangkuman hasil diskusi telah disampaikan pada Ketua Dewan Pembina PWRI Pertanian/Bapak Menteri Pertanian sebagai masukan dalam mendukung kabijakan pembangunan pertanian.

3. Bekerja sama dengan Kementerian Pertanian menyelenggarakan Vaksinasi Covid-19 secara gratis bagi 820 anggota PWRI Pertanian.

4. Menyelenggarakan Aksi Sosial Sodakoh Ramadhan 2021 dimana terkumpul dana sebesar Rp. 24.300.000 (162 paket @ Rp.150.000) yang disalurkan pada para pensiunan pegawai pertanian golongan 1 dan 2 yang memerlukan, di wilayah Jabodetabek.

5. Memberikan  seperangkat peralatan baja ringan untuk pembibitan dan bibit sayuran pada PB PWRI yang sekarang ada di halaman Gd. PB PWRI, serta menyelenggarakan Webinar Eco Enzym (memanfaatkan limbah Rumah Tangga).

6. Menyelenggarakan Gerakan Menghafal Asmaul Husna secara daring bekerja sama dengan ESQ Menara 165 Jakarta dengan peserta anggota PWRI Pertanian sebanyak  270 orang.

7. Menyelenggarakan kegiatan seni dengan nama AgriSwara Angklung Indonesia dan kegiatan senam Olah Gerak dan Olah Nafas Bio Energy Power yang juga dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Keputusan PWRI Pertanian untuk pembentuk “Rumah Sehat BEP PWRI Pertanian”

Acara Silaturahmi ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua 1,Bapak Azis Hidayat, Pada kesempatan itu, Wakil Ketua 1 PWRI Pertanian menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir dan semua yang terlibat dalam menyukseskan acara termasuk kepada para donatur, antara lain : Holding PTPN, Bank Mestika, PT. Cakra, PWRI Pertanian, YARUMTANI, YMPP, Majalah Swadaya, LSP-PI, Majalah Hortus, PT MISB, Tabloid Sinar Tani, PT. Agri Mandiri Lestari, dan donasi pribadi dari beberapa orang anggota PWRI Pertanian.

Panitia mencatat terdapat sekitar 655 peserta anggota PWRI yang hadir termasuk 25 orang yang hadir secara fisik (offline) di Gedung B lantai 6 Kementerian Pertanian.  Sesuai dengan edaran pada flyer, semua peserta akan mendapatkan salah satu atribut organisasi berupa kaos PWRI Pertanian. 

Untuk itu  panitia secara cermat mencatat kehadiran per unit kerja sebelum pensiun yang terdiri dari  Sekjen 112 Orang,  Itjen 22 orang, Ditjen Tanaman Pangan 35 orang, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan 80 orang, Ditjen Hortikultura 49 Orang, Ditjen Perkebunan 80 orang, Badan Litbang Pertanian 68 orang, Badan PPSDMP 64 orang, Badan Karantina 15 orang, Ditjen PSP 42 orang Badan Ketahanan Pangan dan ex Bimas 63 Orang, eks Badan Agribisnis/Ditjen PPHP 25 Orang.

Kaos PWRI Pertanian yang dibuat oleh Bidang Pengembangan Usaha akan dikirimkan kepada masing-masing semua yang hadir dan telah memberikan alamat kepada panitia melalui koordinator masing-masing. Selanjutnya PWRI Pertanian akan melanjutkan pendataan anggota dan membuat kartu keanggotaan.

Reporter : GKR, RKD, LRE
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018