Thursday, 22 October 2026


Tepung Jalejo, Cara Endang Kenalkan Kue Khas Betawi

06 Dec 2021, 13:16 WIBEditor : Yulianto

Endang dengan produk hasil karyanya

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Kue kering khas tanah Betawi apa yang Anda kenal? Kembang goyang, akar kelapa dan biji ketapang. Tiga kue berbahan baku tepung beras tersebut memang sangat familiar bagi masyarakat asli Ibukota Negara ini.

Tidak ingin terpaku dengan tiga jenis panganan kering tersebut, Endang Sugino pun menambah varian. Meski bukan seorang milenial, namun wanita berusia 61 tahun ini  tak mau kalah dengan kalangan milenial.

Beralamat di Cipinang Asem RT 011/04 No. 32, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makassar, Halim Jakarta Timur, membangun brand Mirama Jalejo. “Mirama ini dari nama anak saya yang tiga orang. Sementara Jalejo adalah tepung racikan saya yang terdiri dari campuran jagung, keledai dan kacang hijau,” katanya.

Jika selama ini kue kering kembang goyang, akar kelapa dan  biji ketapang berbahan baku tepung beras, maka Endang membuat panganan tersebut dengan bahan baku tepung Jalejo. Formula tersebut mulai dikembangkan Endang tahun 2011.

Latar belakang Endang membuat tepung Jalejo karena banyak masyarakat dari luar Ibukita Negara ketika ingin membawa oleh-oleh khas Betawi bingung. Karena itu Endang pun mengembangkan varian lain. Kebetulan saat itu (masa Presiden SBY) ada lomba untuk UMKM Pangan Lokal.

“Mulai lah dari situ saya buat racikan tepung sendiri. Kebetulan saya suka eksperimen. Awalnya tepung Jalejo hanya untuk menambah gizi Balita, karena masih ada masyarakat di DKI yang bergizi buruk,” ujar Endang.  

Sebagai anggota PKK di Pokja II, Endang mengatakan, selama ini setiap penimbangan Balita di Posyandu anak Balita selalu mendapatkan bubur kacang ijo. Sayangnya, ternyata yang makan justru orang tuanga (ibu). “Waktu itu kacang hijau saya buat agar-agar mulai. Saat itu ternyata anak-anak banyak yang makan, bukan ibunya lagi,” kenangnya.

Namun kemudian, Endang berpikir, tidak ada salahnya mencoba memanfaatkan tepung Jalejo sebagai bahan baku olahan kue. “Saya ekperimen. Jadilah seperti ini. Saya ikut lomba. Nah saya juara 1 ketika Gubernur DKI Jakarta, pak Jokowi. Sampai akhirnys dikasih logo dan difasilitasi agar saya mandiri,” tuturnya.

Produk Mirama Jalenjo ini ungkap Endang sudah uji lab sampai BPOM dan dinyatakan aman. Bahkan instansi BPOM menjadi pelanggan produk Endang untuk diberikan kepada tamu dari daerah atau akan berkunjung ke daerah. “Sekda DKI Jakarta pun kalau ada tamu pesan kue saya ini,” ujarnya kepada Sinartani.

Kue kering berbahan baku tepung Jalejo menjadi bagian dari makanan khas Betawi. Inilah upaya Endang? Baca halaman selanjutanya

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018