Thursday, 23 September 2021


Manfaatkan Lahan Sekolah, Siswa Belajar  Budidaya Ikan Lele

14 Jun 2021, 22:14 WIBEditor : Ahmad Soim

Beternak lele di sekolah | Sumber Foto:Suriady

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap -- Menumbuhkan sikap tanggung jawab dalam diri siswa bisa dilakukan dengan beragam cara dan pendekatan dalam pembelajaran, salah satu metode yang digunakan adalah budidaya ikan lele.

SMP Muhammadiyah Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan memanfaatkan lahan sekolah. Hal tersebut dilakukan untuk melatih dan mengembangkan jiwa kewirausahaan siswa.

Kepala SMP Muhammadiyah Rappang, Ridwan SPd menjelaskan kegiatan ini dibuat untuk melatih jiwa kewirausahaan siswa.

"Ikan lele ini dipilih karena relatif lebih mudah untuk dibudidayakan sebagai pembelajaran. Selain itu, pengetahuan tentang pentingnya konsumsi ikan lokal yang jelas lebih segar dan sehat juga menjadi pembelajaran tersendiri," jelas Ridwan

"Karena itu siswa ini perlu kita bekali dengan kemauan berwirausaha agar mampu meningkatkan perekonomian keluarganya suatu saat nanti. Salah satu usaha yang kami jadikan sebagai latihan kepada siswa yakni usaha budidaya ikan lele dengan harapan, kegiatan ini bisa menjadi bekal siswa di kemudian hari," ujar Ridwan.

BACA JUGA:

Ridwan menambahkan, untuk melatih siswa belajar budidaya ikan lele ini, tentunya dengan memberikan pembinaan kepara siswa,"ungkapnya.

Lebih lanjut, Ridwan menyampaikan bahwa "dengan adanya kegiatan seperti ini, para siswa secara tidak langsung dapat belajar dan menambah pengetahuan tentang proses bagaimana budidaya ikan lele," lanjut Ridwan.

"Tugas siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah mulai belajar mengamati secara langsung tentang pertumbuhan dan perkembangan ikan lele. Dalam waktu kurang lebih 4 bulan. Dalam waktu kurang lebih 4 bulan mereka harus bertanggung jawab untuk memberi pakan, menguras air, dan menggantinya dengan air yang bersih dan pengontrolan terhadap kebersihan kolam hingga sampai ketahap panen.

"Belajar tidak harus di kelas terus ada kalanya juga bisa belajar di outdoor sehingga pembelajaran lebih mudah diterima oleh siswa," terang Ridwan.

"Kalau sudah panen, tentu ikan lelenya akan dijual dan mendapatkan hasil. Dari hasil inilah, nantinya siswa juga akan belajar tentang mencari penghasilan tambahan dengan cara berwirausaha," jelasnya.

Dengan kegiatan seperti ini, kita berharap siswa dapat termotivasi untuk berwirausaha dan mengembangkan usaha. Jika mereka tamat nantinya dari sekolah ini, mereka bisa mengembangkan budidaya ikan sendiri, karena telah mendapat bimbingan dari sekolah," jelas Ridwan.

Lebih jauh, Ridwan berharap dengan kegiatan ini mampu menimbulkan jiwa-jiwa yang dapat berkreatifitas dan mengembangkan jiwa entrepreneur, ini merupakan tujuan jangka panjangnya, siswa dapat memiliki skil dan keterampilan untuk memanfaatkan sejengkal lahan.

"Budidaya ikan lele ini sebenarnya masih dalam tahap uji coba yang kami mulai bulan Februari 2021 dengan jumlah 3.000 ekor ikan lele, kalau memang nantinya berhasil kami akan menambah kolam agar lahan sekolah bisa produktif dan berpenghasilan.

Selain budidaya ikan lele, siswa diajarkan pula dalam budidaya sayuran seperti kacang panjang dan kangkung yang juga masih dalam tahap uji coba.

"Kami memanfaatkan lahan yang ada dengan budidaya sayuran seperti kacang panjang dan kangkung agar siswa dapat mengetahui cara budidaya kacang panjang dan kangkung," kata Ridwan.

Ridwan menambahkan, kami pun membuat fermentasi dengan sisa-sisa makanan siswa itu sendiri untuk dijadikan fermentasi pupuk organik cair, karena siswa kami tinggal di asrama jadi sisa makanan siswa,kita tidak buang bahkan kami manfaatkan untuk fermentasi pupuk organik cair.

"Dari sisa-sisa makanan siswa itu sendiri kami manfaatkan sebagai bahan fermentasi untuk pembuatan pupuk organik cair dan dalam sebulannya kami  produksi 60 liter Pupuk organik cair (POC),"pungkas Ridwan.

=== 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/ 

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018