Thursday, 02 July 2020


Optimalkan Lahan Pekarangan, DWP PPMKP Tanam Sayuran

24 Jun 2020, 17:54 WIBEditor : Yulianto

DWP PPMKP tanam sayuran memanfaatkan lahan pekarangan | Sumber Foto:Regi

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Di tengah ancaman krisis pangan sebagai dampak wabah Covid-19, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya pertanian.  Harapannya, ketersediaan pangan bisa terjaga di tingkat rumah tangga.

Sebagai salah satu upaya pemanfaatkan lahan pekarangan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Ciawi-Bogor, melakukan gerakan optimalisasi lahan pekarangan di UPT yang berada di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian itu.

Sebagai bagian dari tim PPMKP, DWP bisa memberi dan menjadi contoh untuk masyarakat sekitar dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga,” kata Kepala PPMKP, Yusral Tahir yang menyaksikan kegiatan penanaman di lahan  Obor Pangan Lestari  (OPAL) PPMKP, beberapa waktu lalu.

Kegiatan DWP PPMKP diharapkan menjadi penggerak optimalisasi lahan pekarangan bagi masyarakat sekitar.  Ketua DWP PPMKP, Sari Dewi beserta anggota melakukan tebar benih dan penanaman tanaman hortikultura.  Jenis tanamannya yakni, kangkung, bayam, sawi, caysim, kacang tanah dan sayuran lainnya.

Menurut Sari Dewi , pekarangan meski kecil jika dimanfaatkan secara intensif dapat menjadi tempat produksi pangan dan sayuran, seperti cabe, tomat, bawang dan tanaman sayuran, bahkan sekaligus menghemat pengeluaran harian. Selain itu bisa mencegah gejolak harga karena kelangkaan komoditas akibat cuaca ataupun kegagalan panen petani.

Lahan pekarangan, baik yang luas maupun  sempit bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, minimal untuk memenuhi kebutuhan dapur masing-masing.  Sehingga saat terjadi gejolak harga di pasar, pengeluaran keluarga tidak terpengaruh, karena sudah tersedia di pekarangan,” tuturnya.

Sebagai Ketua DWP PPMKP, Sari Dewi bertekad menggerakkan kader dan anggota DWP untuk menanam bersama di lokasi OPAL. Harapan ke depan ibu-ibu  anggota DWP akan menanam dan usaha di pekarangan rumahnya.  Hal ini bisa menjadi contoh untuk menggerakan masyarakat sekitar. 

Lahan OPAL di PPMKP merupakan wujud dukungan kegiatan unggulan Kementerian Pertanian untuk mendukung percepatan penganekaragaman konsumsi pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan.  Upaya meningkatkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga selalu didengungkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melalui kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). 

Pemanfaatan pekarangan ditegaskan Syahrul  merupakan salah satu strategi dalam menjaga ketahanan pangan, Untuk bisa bertani  tidak selalu perlu lahan besar, lahan di pekaranganpun membuka kesempatan  semua orang bisa bertani,” kata menteri yang sebelumnya menjadi Gubernur Sulawesi Selatan itu.

Pemanfaatan pekarangan juga sangat dianjurkan Kepala Badan Penyuluhan dan pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi. Lahan pekarangan Indonesia yang sangat luas bisa dimanfaatkan dengan  menerapkan teknologi family farming, vertical farming seperti tanaman hidroponik dan urban farming dengan memanfaatkan gang-gang bahkan atap gedung, ungkapnya.

Reporter : Regi (PPMKP)
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018